Perempuan, Lakukan Perawatan Ini Jika Sering Buang Air Kecil

Reporter : Dwi Ratih
Selasa, 10 November 2015 13:15
Perempuan, Lakukan Perawatan Ini Jika Sering Buang Air Kecil
"Saat otot-otot pada daerah kewanitaan mengendur akan membuat perempuan pipis secara berlebihan," tutur Dokter Jessy Hartono.

Dream - Bagi sebagian perempuan yang telah menikah, gangguan di organ intim kerap terjadi. Salah satunya muncul keinginan untuk buang air kecil secara terus-menerus. Kebiasaan ini menjadi tidak wajar, ketika cairan yang masuk dalam tubuh masih dalam batas normal.

Jessy Hartono, salah satu dokter dari 8th Avenue Clinic mengungkapkan hal itu merupakan salah satu ciri-ciri kalau miss v seseorang tengah bermasalah. Sehingga perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menanganinya.

" Saat otot-otot pada daerah kewanitaan mengendur akan membuat perempuan pipis secara berlebihan," tutur Jessy yang di jumpai di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.

Pada kondisi ini, Jessy menyarankan perempuan yang mengalaminya untuk melakukan perawatan pengencangan otot-otot organ intim wanita, agar kembali elastis. Sehingga gangguan tersebut dapat diatasi dengan segera.

Teknik pengencangan miss v ini hanya perlu dilakukan sekali seumur hidup. Sehingga perawatan ini dianjurkan pula untuk orang-orang yang sudah pernah melahirkan dan berencana untuk memperbaiki otot-otot yang longgar.

Teknik yang dikenal dengan nama vaginal tightening ini pun diklaim aman tanpa menimbulkan rasa sakit. " Kami hanya sarankan untuk orang yang sudah pernah menikah karena harus memasukan alat laser ke organ intim, untuk meremajakan dinding miss v itu ya," imbuh Jessy pada Senin, 9 November 2015.

Teknik vaginal tightening ini lebih disarankan untuk perempuan yang melahirkan secara normal. Meskipun tidak tertutup pula kesempatan bagi orang-orang yang menjalani persalinan secara caesar.

" Nanti otot-otot akan menjadi elastis kembali dan tanpa anestesi. Nggak perlu khawatir iritasi karena rasanya cuma panas selama 10 hingga 15 menit saja untuk investasi seumur hidup," pungkas Jessy.

Tapi yang perlu diperhatikan, perawatan ini harus dilakukan saat organ kewanitaan dalam kondisi sehat. Sangat tidak dianjurkan perempuan hamil atau mengalami keputihan menjalani perawatan tersebut.

" Harus diobati dulu, dibersihkan makanya harus dilakukan pemeriksaan lab selama tiga bulan terakhir sebelum melakukan treatment ini," tutupnya kemudian.

Beri Komentar
Babak Baru Daus Mini Vs Daus Mini ‘KW'