Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Bagi sebagian perempuan yang telah menikah, gangguan di organ intim kerap terjadi. Salah satunya muncul keinginan untuk buang air kecil secara terus-menerus. Kebiasaan ini menjadi tidak wajar, ketika cairan yang masuk dalam tubuh masih dalam batas normal.
Jessy Hartono, salah satu dokter dari 8th Avenue Clinic mengungkapkan hal itu merupakan salah satu ciri-ciri kalau miss v seseorang tengah bermasalah. Sehingga perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menanganinya.
"Saat otot-otot pada daerah kewanitaan mengendur akan membuat perempuan pipis secara berlebihan," tutur Jessy yang di jumpai di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.
Pada kondisi ini, Jessy menyarankan perempuan yang mengalaminya untuk melakukan perawatan pengencangan otot-otot organ intim wanita, agar kembali elastis. Sehingga gangguan tersebut dapat diatasi dengan segera.
Teknik pengencangan miss v ini hanya perlu dilakukan sekali seumur hidup. Sehingga perawatan ini dianjurkan pula untuk orang-orang yang sudah pernah melahirkan dan berencana untuk memperbaiki otot-otot yang longgar.
Teknik yang dikenal dengan nama vaginal tightening ini pun diklaim aman tanpa menimbulkan rasa sakit. "Kami hanya sarankan untuk orang yang sudah pernah menikah karena harus memasukan alat laser ke organ intim, untuk meremajakan dinding miss v itu ya," imbuh Jessy pada Senin, 9 November 2015.
Teknik vaginal tightening ini lebih disarankan untuk perempuan yang melahirkan secara normal. Meskipun tidak tertutup pula kesempatan bagi orang-orang yang menjalani persalinan secara caesar.
"Nanti otot-otot akan menjadi elastis kembali dan tanpa anestesi. Nggak perlu khawatir iritasi karena rasanya cuma panas selama 10 hingga 15 menit saja untuk investasi seumur hidup," pungkas Jessy.
Tapi yang perlu diperhatikan, perawatan ini harus dilakukan saat organ kewanitaan dalam kondisi sehat. Sangat tidak dianjurkan perempuan hamil atau mengalami keputihan menjalani perawatan tersebut.
"Harus diobati dulu, dibersihkan makanya harus dilakukan pemeriksaan lab selama tiga bulan terakhir sebelum melakukan treatment ini," tutupnya kemudian.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

16 Tim Futsal Pelajar Siap Berlaga di Grand Final AXIS Nation Cup 2026, Ini Daftarnya