Ilustrasi
Dream - Selain menyebabkan obesitas ternyata makanan cepat saji juga memiliki pengaruh buruk bagi anak-anak. Sebuah studi terbaru mendapati anak yang sering mengkonsumsi makanan cepat saji mengalami perlambatan kemampuan berpikir.
Hal tersebut terutama didapati pada menurunnya skor matematika, ilmu pengerahuan dan kemampuan membaca anak-anak. Apa yang menjadikan makanan cepat saji memperlambat kinerja berpikir anak?
Makanan cepat saji minim kandungan zat besi yang sangat dibutuhkan dalam proses berpikir. Sementara di sisi lain makanan cepat saji tinggi kandungan lemak, garam dan gula yang dapat memicu obesitas.
Dalam riset yang melibatkan 8.500 anak-anak di Amerika Serikat berusia sekitar 10 tahun, didapati hasil tes akademik dalam kurun waktu tiga tahun mereka mengalami penurunan. Selama proses penelitian, anak-anak diminta mengkonsumsi makanan utama dan camilan dari sejumlah restoran cepat saji.
Sekitar 50 persen anak yang makan makanan cepat saji selama satu hingga tiga kali dalam seminggu dan 10 persen lainnya makan sebanyak empat hingga enam kali. Hasilnya, rata-rata anak yang sering mengkonsumsi makanan cepat saji mendapatkan skor matematika 79 dan skor 83 bagi anak yang tidak pernah makan makanan cepat saji. Demikian diwartakan Dailymail, Rabu 24 Desember 2014.
Sekitar setahun silam peneliti Australia juga mengungkapkan adanya penurunan memori pada tikus. Para ilmuwan dari University of New South Wales menunjukkan tikus yang diberi diet tinggi lemak dan gula mengalami radang hippocampus, yakni area otak yang berhubungan dengan memori verbal dan spasial. (Ism)
Advertisement
Ideafest 2026, Serunya Eksplorasi Ide di Rumah Indofood

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Apa Sebenarnya Gurah Itu dan Seberapa Efektif untuk Sembuhkan Tenggorokan?

7 Aturan Parenting yang Tidak Harus Selalu Diikuti dan 3 Hal yang Wajib Diterapkan Orangtua