Nyeri Saat Haid Berisiko Kista?

Reporter : Kusmiyati
Jumat, 27 Maret 2015 11:02
Nyeri Saat Haid Berisiko Kista?
Ketika sudah merasakan gejala sakit perut, nyeri panggul, merasa seperti selalu buang air kecil, mual, muntah dan nyeri payudara sebaiknya segera lakukan pemeriksaan.

Dream - Tidak banyak wanita yang mengetahui masalah kista ovarium. Terlebih saat haid beberapa wanita merasakan sakit di bagian perut atau nyeri. Dikutip Gurl, Jumat 27 Maret 2015, setiap wanita memiliki risiko menderita kista. Namun tingkat keparahannya tidak selalu sama antara wanita yang satu dengan yang lainnya. Untuk itu sebaiknya wanita lebih peduli dengan kesehatan reproduksinya.

Kista memiliki beberapa jenis salah satunya yakni kista fungsional yang dimulai selama siklus menstruasi dan itu normal. Kista ini tidak berbahaya dan tidak memiliki gejala apapun, terjadi saat siklus menstruasi berlangsung dan akan hilang saat menstruasi berakhir.

Selain itu ada juga Kista dermoid, terbentuk dari sel-sel yang menghasilkan telur manusia dan dapat berisi jaringan seperti rambut, kulit atau gigi.

Kedengarannya memang menakutkan tapi biasanya tidak bersifat kanker. Kistadenoma berkembang dari jaringan ovarium dan diisi dengan cairan atau lendir. Endometrioma kista terjadi jika seorang wanita memiliki endometriosis.

Dermoid dan kistadenoma bisa menjadi rumit karena mereka mempengaruhi sel telur. Kista yang sudah besar akan memperlihatkan gejala seperti sakit perut, nyeri panggul (sekitar punggung bawah dan paha, sebelum dan sesudah menstruasi dan saat berhubungan seks), nyeri saat buang air besar atau merasa seperti selalu buang air kecil, mual, muntah dan nyeri payudara.

Ketika sudah merasakan gejala tersebut sebaiknya mulailah periksa ke dokter. Pemeriksaan kista biasanya diperiksa panggulnya, nantinya dokter akan mengetahui apakah kista itu berbahaya atau tidak. Tidak sedikit yang mengonsumsi pil KB untuk menghentikan perkembangan kista.

" Kista dan tumor bisa diangkat dengan operasi laparoskopi. Jika menyebabkan sakit parah yang tak kunjung usai bisa dengan laparotomi. Sebaiknya lakukan pemeriksaan sedini mungkin," kata Ahli Patologi Anatomi Amerika Serikat, Mellisa Conrad Stoppler, MD. 

Beri Komentar
Dari Jakarta Hingga Bekasi, Ini Situasi Pemukiman yang Terkena Dampak Banjir