Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Ratusan wanita menumpahkan kekesalannya karena tertipu produk perawatan rambut. Bukannya menjadi panjang dan indah, rambut para wanita ini justru rontok bahkan beberapa diantaranya merusak kulit kepala.
Mengutip laman cnbc, Rabu, 16 Desember 2015, lebih dari 200 orang dari 40 negara bagian di AS telah mengajukan tuntutan class-action terhadap produk perawatan rambut Wen Hair Care.
Mereka juga menuntut perusahaan pengiklan besar Guthy-Renker. Dalam tuntutannya mereka mengatakan produk Wen telah memicu kebotakan, ruam, iritiasi kulit kepala, rambut pecah, dan rambut pucat.
Produk yang didesain, diproduksi, dan dijual Chaz Dean, hair stylist Hollywood dan marketer Guthy-Renker ini digambarkan sebagai alternatif pengganti sampo yang bebas kandungan belerang.
Untuk meyakinkan konsumen, perusahaan bahkan menggunakan selebritis ternama Hollywood seperti Brooke Shield, Alyssa Milani sebagai model iklannya.
Namun sejumlah wanita yang telah menggunakan produk Wen justru mengungkapkan rambut mereka menjadi rusak.
Perusahaan mengklaim sampo reguler bisa merusak kesehatan rambut. Namun dengan produknya, Wen mengaku bisa kembali menyehatkan sekaligus memperbaiki rambut hanya dengan sekali pemakaian.
Dalam tuntutannya yang didaftarkan melalui firma hukum Christiansen Davis itu, menuding bahwa produk Wen mengandung bahan aktif yang bertindak sebagai agen perusak rambut.
"Apakah itu dengan menyebabkan reaksi kimia yang merusak untai rambut dan/atau kelenjar rambut," ungkap tuntutan tersebut.
Produk Wen memeng mencetak sukses besar sejak pertama kali diluncurkan. Dilaporkan mereka berhasil mendapatkan US$ 100 juta dalam tahun kedua.
Sementara itu pihak Gunthy-Renker dalam pernyataanya mengatakan, "Tak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim produk perawatan rambut kami menyebabkan seseorang menjadi botak. Ada banyak alasan mengapa seseorang bisa mengalami kerontokan dan semuanya tak terkait dengan produk Wen," katanya. (Ism)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS