Redakan Nyeri Haid dengan Pijat Tiga Titik Ini

Reporter :
Kamis, 9 Mei 2019 06:15
Redakan Nyeri Haid dengan Pijat Tiga Titik Ini
Cari tahu titik pijatan agar bisa meredakan nyeri saat datang bulan.

Dream - Datang bulan kadang disertai rasa nyeri di bagian punggung, pinggang hingga sakit kepala. Tentunya ini sangat menyiksa. Tak heran kalau banyak wanita yang merasa sangat lemas saat haid.

Untuk nyeri haid yang sampai membuat tidak nyaman ternyata bisa diredakan dengan pijatan atau akupresur. Trainer akupresur UPTD Kesehatan Tradisional Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Wayan Sukeria, beberapa waktu lalu memberi tahu bahwa ada tiga titik tubuh yang bisa dipijat kala nyeri haid datang.

" Caranya memang sederhana, asalkan tubuh percaya dan fokus saat memijat hasilnya akan bagus sekali," kata Sukeria, seperti dikutip dari Liputan6.com.

Sukeria mengajarkan tiga titik yang bila dipijat bisa mengurangi atau meringankan nyeri haid. Yuk, cari tahu Sahabat Dream.

1 dari 1 halaman

3 Titik Penting

- Atas mata kaki

Beri pijatan pada titik di atas mata kaki. Coba sentuh mata kaki, lalu tempelkan empat jari di atasnya. Pijat pada bagian di atas empat jari tersebut. Beri tekanan sekitar 30 hitungan. S

ebaiknya, saat menekan dibagi 10 hitungan terlebih dahulu jeda sebentar lalu lanjutkan 10 hitungan lagi lalu beri pijatan 10 hitungan lagi. Lakukan hal yang sama di atas mata kaki sebelahnya.

- Antara jempol dan telunjuk

Pijat bagian yang terletak di punggung tangan pada tonjolan tertinggi di antara ibu jari dan telunjuk. Pijat dengan tekanan ringan atau sedang sebanyak 30 hitungan.

- Bawah tempurung lutut

Cari tempurung lutut, kemudian letakkan empat jari tangan dari titik tersebut ke arah bawah. Pijatlah pada bagian setelah empat jari tersebut yang terleatk di tepi luar tulang kering.

 Hijabers! Ini 5 Cara Mudah Mengatasi Nyeri Haid Menyakitkan

Sukeria mengingatkan bahwa cara memijat ini hanya sekadar meringankan masalah nyeri haid. Jika tidak ada perbaikan atau malah merasa lebih parah, tak ada salahnya memeriksakan diri ke dokter.

" Jika ini tidak menyelesaikn atau tidak berkurang silakan menghubungi dokter atau ke puskesmas," pesan Sukeria.

(Sah, Laporan Benekdita Desideria/ Sumber: Liputan6.com)

Beri Komentar