Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
(Foto: Shutterstock)
Dream - Sariawan memang menyebalkan. Luka di mulut ini membuat kita malas berbicara apalagi menikmati makanan pedas favorit . Parahnya lagi, sariawan yang besar akan terasa perih menyiksa dan tak lekas sembuh.
Sejumlah orang biasanya akan langsung mengonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran untuk mencegah sariawan. Namun ada kalanya, sariawan tetap saja sering kambuh yang sering disebut dengan recurrent apthous stomatitis (RAS).
RAS ditandai dengan sariawan yang berulang dalam mukosa mulut tanpa adanya penyakit penyerta lainnya. Sariawan yang diameternya lebih dari satu sentimeter disebut sebagai RAS mayor.
Luka ini biasanya akan sembuh sendiri setelah empat pekan namun tetap saja terasa mengganggu.
Sampai saat ini, penyebab RAS memang masih jadi misteri. Belum ada yang bisa mengungkapkannya secara pasti. Tapi kamu tetap perlu mengetahui penyebab sariawan.
Sariawan muncul karena trauma fisik seperti tergigit, terkena sikat gigi, luka karena makanan. Pengguna kawat gigi akan mengalami sariawan di awal-awal penggunaanya.
Perempuan lebih sering mengalami sariawan ketika hormonnya tidak stabil. Misalnya saat menstruasi atau hamil. Keadaan ini diduga berhubungan dengan hormon estrogen dan progesteron.
Kekurangan zat gigi seperti kekurangan vitamin B12, zat besi dan asam folat bisa menyebabkan sariawan. Sejumlah stres dan efek obat bisa menyebabkan rongga mulut mudah terluka.
Kadar mikroorganisme di dalam rongga mulut diduga juga berperan penting dalam patogenesis RAS, terutama golongan Streptococcus.

Setelah mengetahui penyebabnya, kamu bisa lebih mudah mencegah sariawan. Tak hanya sayuran dan buah-buahan yang dikonsumsi tetapi juga pasokan gizi yang lain. Hindari merokok dan minuman alkohol karena akan membuat mulut cepat kering dan terluka.
Untuk menekan bakteri jahat dan pemakai kawat gigi, pastikan pasta gigi yang mampu menekan bakteri jahat dan melembabkan rongga mulut. Pilihannya ada pada pasta gigi Enzim 40 Plus.
Pasta gigi ini cocok digunakan untuk membantu mencegah serta melindungi gigi dan gusi pada usia tua, oleh karena menurunnya kondisi fisiologis yang ditandai timbulnya mulut kering dan bau mulut.

Pasta Gigi Enzim mengandung 5 Enzim natural aktif, membantu melindungi air ludah dengan mengontrol keseimbangan bakteri dalam mulut. Enzim membantu mencegah gigi berlubang dan permasalahan gusi, menjaga gigi dan rongga mulut anda tetap bersih.
Sahabat Dream, bila sariawanmu tak kunjung sembuh, ini saatnya ganti pasta gigi dengan Enzim 40 Plus.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya