Sering Tersiksa karena Flu? Dianjurkan Vaksin Influenza

Reporter : Cynthia Amanda Male
Selasa, 26 November 2019 09:36
Sering Tersiksa karena Flu? Dianjurkan Vaksin Influenza
Paparan virus flu tentunya akan menggempur kekebalan tubuh yang akan berdampak pada kesehatan secara siginifikan.

Dream - Influenza termasuk penyakit yang seringkali dianggap sepele. Penyakit ini datang dan pergi dan cenderung ditangani dengan obat warung. Padahal influenza tak ada obatnya.

Obat yang dikonsumsi hanya untuk meringankan gejalanya. Bagi mereka yang sering terkena influenza dan kondisi kesehatannya selalu bermasalah, ada solusi pintar untuk mencegahnya, yaitu melalui vaksin.

Vaksin influenza ini cocok untuk anak-anak, orang lanjut usia atau mereka yang memiliki mobilitas tinggi dan kerap kali melakukan perjalanan lintas negara. Paparan virus flu tentunya akan menggempur kekebalan tubuh yang akan berdampak pada kesehatan secara siginifikan.

" WHO punya pedoman, semua anak 6 bulan sampai 5 tahun harus mendapatkan vaksinasi. Kedua adalah yang berisiko tinggi, seperti penderita sakit jantung, diabetes dan lain-lain," kata Ketua Indonesia Influenza Foundation, Cissy Kartasasmita di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin 25 November 2019.

Petugas kesehatan juga harus melakukan vaksinasi agar tidak tertular virus influenza. Hal ini mengingat mereka setiap hari melakukan kontak dengan orang sakit.

" Petugas kesehatan juga harus disuntik. Karena dia rentan tertular dan menularkan," ujar Cissy.

 

1 dari 6 halaman

Berapa Harganya?

Kondisi lainnya yang diharuskan vaksinasi adalah ibu hamil. Menurut Cissy, semua ibu hamil yang memasuki trimester 2-3 di luar negeri, harus divaksin. Terutama jika akan melahirkan di musim dingin.

Walaupun telah dianjurkan di beberapa negara, namun hal ini belum dijalankan di Indonesia. Padahal, influenza bisa menyebabkan seseorang merasa kurang nyaman, tidak bisa beraktivitas, hingga pneumonia akut.

Jika ingin melakukan vaksinasi, kamu bisa mendapatkannya dengan merogoh kocek sekitar Rp200 ribu dan melakukannya sekali setahun.

 Menkes: Pemalsuan Vaksin Tidak Bisa Ditoleransi© MEN

" Kalau di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, bisa dilakukan di klinik imunisasi dewasa," ujar Ketua Perhimpunan Alergi-Imunologi Indonesia, Iris Rengganis.

2 dari 6 halaman

Tiga Jenis Vaksin yang Sangat Dianjurkan untuk Lansia

Dream - Pemberian vaksinasi identik dengan balita serta anak-anak. Sebenarnya, vaksin dibutuhkan oleh siapa pun tanpa ada batasan usia. Fungsi utamanya tentu saja untuk melindungi tubuh dari penyakit.

 Tiga Jenis Vaksin yang Sangat Dianjurkan untuk Lansia  © MEN

Vaksin juga sangat dianjurkan untuk para orang lanjut usia (lansia) yang berusia 60 tahun ke atas. Dengan bertambahnya umur, fungsi fisiologis mengalami penurunan akibat proses penuaan.

Hal tersebut membuat kelompok lansia rentan terhadap penularan penyakit infeksi karena penurunan kekebalan tubuh dan penurunan fungsi organ secara umum. Paparan kuman pada lanjut usia juga memudahkan terjadinya infeksi.

3 dari 6 halaman

Influenza

Salah satu penyakit yang sangat mudah menular di kalangan lansia adalah influenza. Komplikasi akibat influenza pun dapat terjadi pada kelompok berisiko tinggi yaitu anak-anak, orang lansia di atas 65 tahun, individu dengan penyakit kronis, dan ibu hamil.

 Vaksin Influenza Sangat Dianjurkan untuk Kondisi Ini© MEN

Bahkan, data WHO menyebutkan bahwa influenza menyebabkan 500.000 kematian pertahun dan sebanyak 70% dari kasus kematian tersebut dialami oleh lansia. Pencegahan terhadap influenza dapat dilakukan dengan berbagai cara sederhana seperti menjaga kontak dengan virus flu dengan menggunakan masker, cuci tangan dan menurut WHO yang efektif adalah memberikan imunisasi.

4 dari 6 halaman

3 Vaksin yang Dianjurkan

Dikutip dari rilis 'Manfaat Vaksinasi Influenza HALUN Bali 2019' yang diterima Dream Lembaga kesehatan seperti WHO, Kementerian Kesehatan dan Satgas Imunisasi Dewasa PBPAPDI memberikan rekomendasi pemberian vaksinasi pada orang dewasa dan lansia. Ada 3 vaksin yang penting diberikan kepada lanjut usia yaitu vaksin Influenza, Pneumonia dan Herpes Zoster.

 Vaksin© Pixabay

Vaksinasi influenza merupakan cara pencegahan yang terbukti efektif dari segi biaya (cost-effective). Termasuk memberikan perlindungan hingga 90% bagi seseorang yang menerima vaksin dalam kondisi sehat, berusia kurang dari 65 tahun, dan menerima vaksin dengan galur (strain) yang sama dengan galur virus influenza yang beredar.

Vaksinasi Influenza termasuk mudah dan terjangkau. Dengan pemberian cukup sekali setiap tahunnya dan telah tersedia di berbagai pusat layanan kesehatan seperti Rumah Sakit maupun Klinik Dokter.

5 dari 6 halaman

Alhamdulillah, Vaksin BCG Kantongi Sertifikat Halal MUI

Dream - Vaksin BCG Bacillus Calmette Guerin (BCG) termasuk vaksin dasar yang dibutuhkan bayi agar terhindar dari penyakit tuberkulosis (TBC). Kini, vaksin tersebut sudah mendapat sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sertifikasi halal tersebut diperoleh pada 18 April 2019. Kabar ini disampaikan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI, Anung Sugihantono, di sela-sela acara Pekan Imunisasi Dunia 2019, di Kementerian Kesehatan, Selasa 23 April 2019.

 Vaksin© Shutterstock

" Saya mendapatkan informasi dari Pak Dirut (PT Bio Farma) bahwa sertifikasi halal vaksin BCG sudah keluar. Saya merasa sangat bangga dan senang," ungkap Anung.

Sertifikasi halal vaksin BCG, lanjut Anung, melalui proses yang sangat panjang. Butuh waktu lama bahkan hitungan tahun untuk mendapatkan sertifikasi halal MUI.

Pengajuan sertifikasi halal vaksin BCG diupayakan PT Bio Farma pada 2018. Di tahun tersebut, vaksin BCG sudah didaftarkan dan menjalani tahap pemeriksaan kehalalan yang dilakukan lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).

6 dari 6 halaman

Kehalalan terjamin

Saat memaparkan presentasi terkait halal-haram vaksin, Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Asrorun Ni'am Sholeh menyampaikan, Kementerian Kesehatan mendorong PT Bio Farma mengajukan sertifikasi halal vaksin yang diproduksi.

 MUI: Vaksin Imunisasi Belum Bersertifikat Halal© MEN

" Kemudian per 18 April 2019 atau sehari setelah Pemilu 2019, MUI sudah melakukan pembahasan dan menetapkan fatwa halal vaksin BCG dari PT Bio Farma," ucap Asrorun.

Dengan didapatnya sertifikasi halal untuk vaksin BCG, keterjaminan halal pun diperoleh. Anung berharap vaksin-vaksin produk PT Bio Farma lainnya juga secara bertahap mendapatkan sertifikasi halal dari MUI.

Laporan Fitri Haryanti/ Liputan6.com

Beri Komentar