Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Dream - Penduduk yang tinggal di daerah beriklim dingin cenderung mudah terserang obesitas. Di daerah ini biasanya bakteri usus yang memicu obesitas meningkat cukup tajam.
Temuan ini terungkap dari hasil penelitian yang diterbitkan Biology Letters Royal Society Journal. Dikutip dari Redorbit, Senin 25 Januari 2016 kondisi tubuh penduduk di daerah beriklim dingin membuat bakteri usus dari kelompok Firmicutes cenderung meningkat. Bakteri inilah yang cenderung memicu obesitas.
" Dan penurunan proporsi Bacteroidetes yang berguna menyerap air dan mencegah penyerapan minyak," kata Taichi Suzuki Peneliti dari University of departemen Biologi Integrative California Berkeley.
Menurut Suzuki, orang yang telah terbiasa hidup di iklim dingin maka akan mudah menyesuaikan masa tubuhnya. " Untuk yang terbiasa di daerah dingin maka komposisi mikroba yang terkait dengan obesitas sudah ada," kata Suzuki.
Suzuki pun mempelajari mikroba usus tikus dari Amerika Utara dan Selatan untuk melengkapi penelitiannya.
" Tikus yang tinggal di tempat dingin lebih berat dan memiliki mikroba obesitas dan ini juga terjadi pada manusia," jelas Suzuki.
Penelitian Suzuki ini diharapkan dapat membantu perusahaan farmasi mengembangkan obat-obatan untuk masalah obesitas.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun