Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Shutterstock)
Dream – Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan RI, tahun 2013 jumlah penderita penyakit diabetes mellitus di Indonesia sudah mencapai angka 9,1 juta jiwa. Angka ini diprediksi akan semakin bertambah.
Penyakit diabetes mellitus adalah suatu kondisi dimana tubuh tidak dapat atau tidak cukup untuk menghasilkan insulin (hormon pengatur kadar gula darah).
Atau suatu kondisi dimana insulin yang dihasilkan tidak mencukupi atau tidak bekerja dengan baik, kondisi ini dikenal dengan istilah resistensi insulin.
Diabetes disebabkan oleh beberapa faktor antara lain:
Riwayat Keluarga
Faktor keturunan atau genetik punya kontribusi yang besar terhadap risiko terkena penyakit diabetes. Seseorang dengan garis keturunan diabetes akan memiliki risiko enam kali lebih tinggi dari orang bukan keturunan.
Obesitas Atau Kegemukan
Kegemukan bisa menyebabkan tubuh seseorang mengalami resistensi terhadap hormon insulin. Sel-sel tubuh bersaing ketat dengan jaringan lemak untuk menyerap insulin.
Akibatnya organ pankreas akan dipacu untuk memproduksi insulin sebanyak-banyaknya sehingga menjadikan organ ini menjadi kelelahan dan akhirnya rusak.
Usia yang Semakin Bertambah
Usia di atas 40 tahun tubuh mulai mengalami kepekaan terhadap insulin. Wanita yang sudah mengalami monopause juga punya kecenderungan untuk lebih tidak peka terhadap hormon insulin.
Kurangnya Aktivitas Fisik
Kurangnya aktivitas fisik menjadi faktor cukup besar untuk seseorang mengalami kegemukan dan melemahkan kerja organ-organ vital seperti jantung, liver, ginjal dan juga pankreas.
Lakukan olahraga secara teratur minimal 30 menit sebanyak tiga kali dalam seminggu.
Merokok
Asam rokok ternyata menimbulkan efek negatif terhadap kesehatan dan sifatnya sangat komplek. Termasuk terhadap risiko seseorang mudah terserang penyakit diabetes melitus.

Hindari penyebab diabetes jika ingin menikmati hidup yang berkualitas. Untuk memaksimalkan usaha Anda, asupan kesehatan tambahan, seperti herbal Melabic.
Terbuat dari ekstrak enam bahan alami yang berbeda namun masing-masing memiliki manfaat saling melengkapi untuk mencegah dan mengatasi diabetes. Apa saja bahan alami yang terkandung dalam Melabic? Klik di sini
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya