Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
(Foto: Shutterstock)
Dream - Aktivitas menggosok gigi menjadi solusi termudah menjaga kesehatan gigi. Menyikat gigi juga menjadi cara untuk menjaga badan secara menyeluruh karena semua makanan yang masuk dalam badan harus melalui mulut.
Namun ternyata tak selamanya menyikat gigi berakibat baik justru menimbulkan penyakit. Penyebabnya adalah sodium lauryl sulfate(SLS) yang biasanya ditambahkan pada pasta gigi.
Sekilas, penggunaan sodium lauryl sulfat menimbulkan sensasi bersih kesat setelah menggosok gigi. Padahal detergen ini malah menyebabkan mulut kering yang malah menyebabkan bakteri berkembang biak dengan cepat.
SLS atau detergen bisa merusak kulit karena sifatnya yang panas. Bahkan jika dalam kadar sedikit berlebih, kulit bisa mengelupas.
Lebih mengerikan, detergen ternyata bisa menembus lapisan kulit. Bahkan, detergen bisa merusak organ dalam seperti otak dan liver. Satu tetes detergen saja yang sudah masuk ke dalam tubuh bisa bertahan sampai beberapa hari.
Bayangkan lapisan mukosa mulut kita yang sangat tipis dan sensitif, sangat mudah bagi SLS untuk mengiritasi.
Tidak hanya itu, penggunaan detergen dalam jangka panjang ternyata juga dapat memicu pertumbuhan sel kanker. Beberapa kasus ditemukan kanker mulut bisa muncul lantaran kebiasaan menggunakan pasta gigi berdetergen.

Idealnya, SLS hanya boleh digunakan kurang dari 0,0001 persen di pasta gigi. Namun produk pasta gigi yang beredar di pasaran rata-rata mengandung SLS sekitar satu persen.
Untuk mencegah kanker mulut karena menyikat gigi, Sahabat Dream bisa menggunakan pasta gigi yang bebas detergen. Misalnya dengan pasta gigi Enzim Classic Mild.
Dibuat dengan rasa yang lembut, Enzim Classic Mild mengandung enzim-enzim dan protein-protein yang berfungsi untuk memperkuat kerja protein-protein alamiah di dalam air ludah. Kandungannya seperti amyloglucosidase, glucose oxidase, lactoperoxidase, lysozyme, dan lactoferrin.
Kandungan protein baik ini bermanfaat mengembalikan kualitas air ludah dalam mengontrol keseimbangan bakteri rongga mulut. Efektif untuk membantu mempercepat penyembuhan sariawan, mengurangi bau mulut dan mencegah terjadinya gigi berlubang.
Sahabat Dream, dengan pasta gigi Enzim Classic Mild, kamu tak perlu takut lagi terkena kanker mulut karena menyikat gigi.

Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya