Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Dream - Tidak hanya menjaga asupan makanan, hal yang satu ini sangat berdampak baik untuk kesehatan. Mungkin tak banyak yang tahu bila berdiri ternyata memiliki dampak positif bagi kesehatan.
Dikutip Time, Senin 3 Agustus 2015, penelitian yang dipublikasikan European Heart Journal penelitian terhadap 782 perempuan dan laki-laki selama 24 jam dalam tujuh hari membuktikan hal itu.
Saat penelitian tersebut dilakukan, semua kegiatan partisipan dimonitor mulai dari duduk, berdiri, berbaring dan tidur. Mereka juga diminta sampel darah dan pengukuran lain seperti tekanan darah dan berat badan.
Dengan mengumpulkan data dari alat penghitung, peneliti menggunakan ilmu matematika untuk memperkirakan lama waktu berdiri atau bergerak yang berdampak bagi kesehatan pria dan wanita.
Peneliti pun akhirnya menemukan jumlah waktu yang baik untuk seseorang berdiri. Diungkapkan berdiri lebih dari dua jam per hari mempengaruhi penurunan kadar gula darah dan lemak di darah serta meminimalisir risiko kolesterol.