CONNECT WITH US!

Waspadai Lengkungan pada Alat Vital Pria, Risiko Kanker!

Reporter : Gladys Velonia | Rabu, 8 November 2017 12:29
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dari 1,7 juta pria mengajukan klaim asuransi, beberapa di antaranya memiliki penyakit peyronie atau gangguan ereksi.

Dream - Alat vital bercerita banyak tentang diri seorang pria. Saat masalah yang mereka hadapi berdampak pada tekanan darah dan mengganggu kesehatan jantung, rupanya alat vital memiliki fungsi yang sama.

Kaum pria ternyata akrab dengan peyronie. Penyakit ini adalah kondisi ketika bentuk penis terlihat menekuk ke atas atau ke samping akibat pembentukan jaringan parut di sepanjang batang penis. 

Kondisi ini dapat meningkatkan risiko terkena kanker. Data tersebut merupakan hasil studi Baylor College of Medicine Suggests, dilansir menshealth.com.

Dalam studi disebutkan, dari 1,7 juta pria mengajukan klaim asuransi, beberapa di antaranya memiliki penyakit peyronie atau gangguan ereksi. Kemudian semua pasien itu diteliti selama 9 tahun.

Penelitian itu menyebutkan pria terkena penyakit peyronie diketahui 43 persen berisiko kanker perut, 19 persen berisiko melanoma, dan 39 persen berisiko kanker testis, jika dibandingkan dengan pria yang tidak mengidap penyakit itu.

Karena fenomena tersebut, para peneliti mempelajari genetik dari seorang bapak dan anak yang terkena penyakit peyronie. Hasilnya cukup mengejutkan.

" Dari dua genom tersebut ditemukan adanya mutasi yang meningkatkan risiko kanker," ujar Alexander Pastuszak, urologis di Baylor College of Medicine. Penemuan itulah yang menguatkan dugaan hubungan penyakit peyronie sebagai pemicu kanker.

Para pria tak perlu panik. Pastuszak menjelaskan kondisi normat alat vital pria adalah sedikit melengkung. Tetapi, jika lengkungan terjadi tiba-tiba dan tidak wajar hingga menyulitkan saat berhubungan intim, sebaiknya langsung periksakan ke dokter.

" Meskipun nantinya dokter akan mendiagnosa itu sebagai penyakit peyronie, jangan panik. Karena tidak semua peyronie memicu kanker," tegas Pastuszak.

Hal yang harus dilakukan saat sudah terdiagnosa peyronie adalah menjaga kesehatan dan rutin mengenali tanda-tanda kanker.

" Yang terpenting adalah terus konsultasikan penyakit peyronie itu ke dokter agar tidak memicu kanker," kata Pastuszak. (ism) 

#KapanLagiKepo - Joko Anwar Ingin Jadi Leonard Cohen