5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Masjidil Haram (Maulana Kautsar/ Dream)
Dream - Jemaah haji Indonesia mulai memadati Masjidil Haram. Selain menjadi pusat ibadah umat Islam, Masjidil Haram juga menjadi konsentrasi pelaksaan haji.
Di lokasi ini terdapat sejumlah tempat yang mustajab untuk berdoa. Namun, untuk berdoa di tempat-tempat mustajab itu harus bebas dari unsur syirik dan khurafat.
" Tempat-tempat yang mustajab di sekitar Kabah yaitu, di Multazam, antara pintu Kabah dengan Hajar Aswad," ujar Konsultan Bimbingan Ibadah Haji Daker Madinah, Ahmad Kartono, beberapa waktu yang lalu.

Selain di Multazam, ada lokasi lain, yaitu di bawah talang emas atau di bawah Hijr Ismail. Lokasi lainnya di Rukun Yamani.
" Kemudian di dalam Kabah dan di belakang makam Ibrahim, bahkan ketika tawaf pun itu mustajab untuk berdoa," ucap Kartono.
© Dream
Dia menambahkan, lokasi lain yang diyakini menjadi tempat mustajab untuk ibadah yaitu di Bukit Shofa dan Marwa. Serta saat sa'i antara Bukit Shofa dan Marwa.
" Juga di Arafah untuk melaksanakan wukuf, Arafah tempat yang mustajab untuk berdoa," kata dia.

Dalam pelaksanaan haji, kata dia, lokasi lain yang mustajab untuk berdoa yaitu Muzdalifah saat mabit. Serta di Mina dan saat melempar jumroh.
" Jadi dengan penjelasan yang disampaikan Nabi Muhammad dan para ulama terkait tata cara ibadah ini, manfaatkan tempat-tempat mustajab ini untuk berdoa kepada Allah SWT, sehingga tujuan ibadah dapat terasa," ucap dia.
© Dream
Meski begitu, Kartono meminta jemaah haji untuk meluruskan niat saat berdoa. Kartono mengutip kisah Umar bin Khatab, yang berkata di depan Hajar Aswad, " Engkau adalah baru, yang takan memberikan madarat maupun manfaat, seandainya Rasulullah tak menciummu, aku tak akan menciummu."
" Artinya apa? Memberikan perharian kepada kita, jemaah haji, luruskan niat kita apapun yang kita lakukan di tempat-tempat mustajabah itu," ujar dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?