Dream – Satu petugas kloter haji Indonesia dipulangkan ke Tanah Air karena dinilai tidak cakap dalam bekerja. Keputusan itu diambil setelah ada aduan dari jemaah.
“ Ada laporan dari jemaah yang bersangkutan tidak cakap,” ujar Ketua Tim Penilai Kinerja Petugas, Agus Syafiq, di Madinah, Kamis 13 September 2018.
Menurut Agus, ketua kloter yang dipulangkan lebih awal itu disinyalir kerap menelantarkan jemaah. Kondisi ini membuat jemaah seakan-akan kehilangan pegangan. “ Saat jemaah membutuhkan, dia menghilang,” kata dia.
Anggota Tim Penilai Kinerja Petugas Haji, Noer Aliya Fitriya, menyebut, beberapa kesalahan yang dilakukan ketua kloter yang tak disebut namanya itu. Salah satunya ialah meninggalkan jemaah setibanya di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi.
“ Masuk rumah (pemondokan) di Mekah, jemaah yang seharusnya diarahkan menjalani umroh wajib, dia malah tidur,” ujar Noer. Kondisi tanpa kepastian itu berlangsung hingga di Arafah dan Mina.
Sebelum proses pemulangan, tambah Noer, ketua kloter itu sempat ditegur. Ketua kloter itu berjanji memperbaiki layanan ke jemaah. Tetapi, janji itu tak terlaksana. Beberapa jemaah bahkan mengadukan kelakuan ketua kloter itu semakin menjadi-jadi.
“ Setelah dipantau dan mendapat laporan dari jemaah, ketua kloter itu akhirnya dipulangkan,” ujar Noer. Mengenai sanksi, Noer menyerahkan keputusan penindakan ke Inspektorat Jenderal Kementerian Agama.
Laporan Maulana Kautsar dari Tanah Suci
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda