Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
© MEN
Dream - Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara, Arsyad Hidayat, mengatakan, gelombang pertama pemulangan jemaah haji Indonesia akan dilakukan pada 17 Agustus 2019. Jemaah haji Indonesia akan diterbangkan dari Bandara King Abdulaziz, Jeddah.
Arsyad mengimbau jemaah haji yang hendak pulang harus tiba sekitar delapan jam sebelum waktu terbang. Sebab, para jemaah haji yang hendak pulang akan berangkat dari Mekah.
Perjalanan dari Mekah ke Jeddah diperkirakan memakan waktu 2 jam hingga 3 jam perjalanan.
"Setidaknya jemaah sudah sampai di Bandara Jeddah pada waktu 6 jam sebelum pesawat take off," kata Arsyad, Kamis, 15 Agustus 2019.
Jemaah yang akan pulang ke Tanah Air merupakan jemaah dari gelombang pertama keberangkatan. Dengan kata lain, jemaah yang tiba di Madinah paling awal.
Sebanyak 13 kloter tercatat akan kembali ke Tanah Air lebih awal, diantaranya Embarkasi Jakarta, Palembang, Lombok, Surabaya, Padang, Solo, dan Batam.
Selain mengimbau ketepatan waktu, Arsyad juga mengingatkan bobot dan isi koper jemaah. "Maksimal barang bagasi jemaah itu 32 kilogram tas koper dan kabin 7 kilogram," kata dia.
Sementara itu, barang yang terlarang dibawa yaitu, air zamzam, benda tajam, dan uang yang melebihi ketentuan otoritas Arab Saudi.
"Itu dipastikan akan kena sweeping dari pihak maskapai. Oleh karena itu, kami mengimbau seluruh jemaah haji taat," kata dia.
Sumber: Liputan6.com
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

