Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi Baitullah. (Foto: Pexels.com/Zawawi Rahim)
Dream - Salah satu rukun haji dan umroh adalah menunaikan ibadah tawaf atau mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali. Artinya, tawaf menjadi penentu keabsahan rukun Islam ke lima ini.
Berputar mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali tentu memerlukan tenaga dan usaha, apalagi di tengah padatnya kondisi Masjidil Haram saat musim haji tiba.
Karena itu, tak sedikit jemaah yang merasa kelelahan saat sedang menunaikan tawaf padahal belum tuntas 7 putaran. Lantas, jika hal itu terjadi apa yang harus dilakukan?

Konsultan Ibadah dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Madinah, KH Ahmad Wazir Ali, mengatakan bahwa saat tawaf jemaah boleh istirahat lebih dulu jika kondisinya lemah atau capai meski belum 7 putaran.
" Tawaf karena lelah boleh berhenti, lalu meneruskan," kata Kiai Wazir kepada tim Media Center Haji (MCH) PPIH Arab Saudi 2023 di Madinah.
Tak hanya terbatas untuk jemaah lansia dan jemaah resiko tinggi (risti), kemudahan ini bisa dilakukan oleh seluruh jemaah haji.
Lemah atau kecapaian dapat menjadi alasan ('illah) yang membolehkan seseorang beristirahat sejenak saat tawaf. Meski begitu, jemaah tetap harus melanjutkannya hingga tujuh putaran.
“ Setelah berhenti istirahat, jemaah tidak perlu mengulang putaran dari awal. " Terus melanjutkan putaran berikutnya, bukan dari awal," kata Kiai Wazir.
Ketentuan tersebut juga berlaku bagi jemaah yang berhadas atau wudunya batal di tengah menjalankan tawaf. Jemaah bisa mengambil wudu terlebih dulu dan kembali melanjutkan putaran tawaf dari titik yang ditinggalkan tadi.
" Demikian jika ada putaran ke berapa, lalu hadas, maka mencari wudu (terlebih dahulu)," ucap Pengasuh Pondok Pesantren Denanyar, Jombang, Jawa Timur itu.
sumber: Liputan6.com
Dream - Jemaah yang berada di Mekah cukup lama sambil menunggu puncak haji bisa menjalankan ibadah umroh lebih dari sekali.
Namun melaksanakan umroh sunah berkali-kali tentunya hanya berlaku bagi jemaah yang fisiknya kuat dan memungkinkan menjalankan tawaf, sa'i, dan cukur secara tertib.
Jemaah dipastikan tidak berisiko tinggi terhadap munculnya penyakit-penyakit yang bisa mengakibatkan tubuhnya lemah hingga berdampak pada ketidakmampuan mereka melaksanakan rukun dan wajib haji.
Koordinator Bimbingan Ibadah (Bimbad) Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Madinah, KH Ahmad Wazir Ali, menjelaskan, hukum ibadah umrah berkali-kali adalah boleh.
Tapi jika dengan umrah berkali-kali dapat menyebabkan kondisi kesehatannya menurun hingga mengganggu ibadah haji, maka hukumnya akan berubah.
Mengutip Surat Al-Baqarah Ayat 195, Wazir menegaskan agama Islam melarang umatnya menjatuhkan diri pada kerusakan.
" Wa laa tulquu bi'aidikum ila at-tahlukati wa ahsinu. Dan janganlah kalian menjatuhkan diri kalian kepada kerusakan, dan berbuat baiklah," ucapnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Denanyar Jombang, Jawa Timur ini juga secara tegas menyatakan, apabila ada jemaah lanjut usia (lansia) atau jemaah dengan risiko tinggi (risti) memaksakan diri melakukan umrah berkali-kali, maka hukumnya bisa haram.
" Bisa (haram)," ucap Kiai Wazir menegaskan.
Sumber: liputan6.com
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan