Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Syeikh Naim Abdullah Sulaeman Abu Shindi. (Foto: BMH)
Dream - Suasana berbeda terjadi Masjid Ummul Qurro Pesantren Hidayatullah Depok. Itu terjadi pada salat subuh pertama di bulan Ramadan jemaah yang hadir dipimpin oleh Syeikh Naim Abdullah Sulaeman Abu Shindi. Abu Shindi, demikian akrab dipanggil, merupakan seorang imam asal Palestina.
Di hadapan para jemaah, Abu Shindi mengucapkan syukur dan terimakasih kepada Baitul Maal Hidayatullah dan Sahabat Al-Aqsha. Dua lembaga itu adalah inisiator program Ramadhan bersama Imam Palestina.
Salat subuh ini akan menjadi pertama bagi Abu Shindi. Menurut penerjemahnya, Muhammad Amin, Abu Shindi akan mengunjungi beberapa wilayah di Indonesia.
“ Setelah ini beliau akan ke Jakarta, Bekasi, dan sekitarnya. Kemudian lanjut ke Surabaya, Balikpapan, Makassar, Timika dan Batam,” ungkap oleh Muhammad Amin, dalam keterangan tertulis yang diterima Dream.co.id, dari Baitul Maal Hidayatullah (BMH).
Dalam dakwahnya, Abu Shindi mengingatkan agar umat Islam benar-benar mengisi Ramadhan dengan sebaik-baiknya. Itu karena tidak akan ada habisnya membahas keutamaan Ramadan.
“ Mari kita isi Ramadan ini dengan sebaik-baiknya. Karena ada banyak keutamaan yang akan membahagiakan kehidupan dunia-akhirat,” ungkapnya melalui penerjemah.
Program Ramadhan bersama Palestina ini, nantinya akan memperkuat realisasi program Pesantren Tahfidz di Palestina. Dua bentuk realisasinya adalah Pesantren Tahfidz Abdullah Said Al-Indonesi dan Pesantren Tahfidz Amin Bahrun Al-Indonesi. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya