Kala Ribuan Pekerja Asing Berbondong-bondong Masuk Islam

Reporter : Sandy Mahaputra
Jumat, 3 Oktober 2014 06:01
Kala Ribuan Pekerja Asing Berbondong-bondong Masuk Islam
Salah satunya berasal dari Filipina dan seorang guru bahasa Inggris wanita asal Rumania.

Dream - Seorang pekerja Filipina di Riyadh yang lahir dari ayah Saudi baru-baru ini telah memeluk Islam.

Fahd Khaled Hadi, yang dibesarkan dan tinggal bersama ibunya di Filipina selama 29 tahun terakhir, saat ini sedang berusaha mencari ayah kandungnya.

" Ia mengunjungi kantor kami, mengungkapkan keinginannya untuk menjadi seorang muslim. Kami mengajarinya dasar-dasar Islam dan ia menjadi mualaf dua hari lalu," kata seorang pejabat di pusat dakwah di Batha, Saudi.

Ayah Hadi, yang berasal dari wilayah selatan Saudi, berpisah dengan istrinya yang Filipina setelah menikah satu setengah tahun. Ibu Hadi kemudian meninggalkan Saudi dengan anaknya. Ibu Hadi sendiri telah memeluk Islam tiga tahun lalu.

Sebanyak 2.476 pekerja asing telah memeluk Islam di pusat dakwah di Batha, kata pejabat itu. " Selama lima hari terakhir, 31 orang memeluk Islam, termasuk Hadi dan seorang guru bahasa Inggris wanita asal Rumania," tambahnya.

Sementara itu, seorang wanita Australia mengejutkan peserta perayaan Hari Nasional Saudi di Melbourne baru-baru ini.

Dia menyatakan memeluk Islam. Dia mengumumkan keputusannya setelah mengunjungi pusat dakwah di sebuah pameran yang diselenggarakan oleh klub mahasiswa Saudi.

Abdul Rahman Al-Moussa, juru bicara klub, mengatakan perempuan 24 tahun itu mengungkapkan keinginan untuk memeluk agama Islam selama acara. Dia kemudian menjadi mualaf di depan Atase Budaya Saudi di Australia, Abdul Aziz bin Thalib, dan anggota klub.

Blogger Saudi senang atas keputusan wanita Australia itu memeluk Islam. " Ini menunjukkan universalitas Islam," kata seorang blogger. " Ini membuktikan bahwa Islam akan terus menyebar ke seluruh dunia meskipun kampanye kotor terus berlangsung di Timur dan Barat," kata Sulaiman Al-Rubaian.

Islam adalah agama dengan pertumbuhan tercepat kedua di Australia, yang memiliki populasi lebih dari 20 juta muslim.

Jumlah muslim Australia mencapai sekitar 2,5 persen dari populasi penduduk Negeri Kanguru. Melbourne, dengan populasi muslim lebih dari 180.000, adalah pusat utama kegiatan Islam. Warga Lebanon dan Turki merupakan jumlah terbesar dari migran muslim di Melbourne.

(Sumber: Arab News)

Beri Komentar
Gus Miftah Ungkap Perubahan Besar Deddy Corbuzier