7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi
Dream - Sebuah kisah Nabi Sulaiman dengan Semut dan Cacing Buta menjadi pelajaran penting bagi kita bagaimana Allah mengatur rezeki segenap makhluknya, termasuk manusia.
Disarikan dari Kisah 25 Rasul, pada suatu hari Nabi Sulaiman duduk di pinggir danau. Ia kemudian melihat seekor semut membawa sebiji gandum. Nabi Sulaiman terus memperhatikan semut itu, yang tengah menuju ke tepi danau.
Tiba-tiba ada seekor katak yang keluar dari dalam air seraya membuka mulutnya. Entah bagaimana prosesnya, semut itu kemudian masuk ke dalam mulut katak. Kemudian, katak itu menyelam ke dasar danau dalam waktu yang cukup lama.
Sementara Nabi Sulaiman memikirkan peristiwa barusan, katak itu keluar dari dalam air dan membuka mulutnya. Lalu semut itu keluar, sementara sebiji gandum yang dibawanya sudah tidak ada lagi bersamanya.
Nabi Sulaiman memanggil semut itu dan menanyakan kepadanya tentang apa yang dilakukan barusan. " Wahai semut, apa yang kamu lakukan selama berada di mulut katak?” tanya dia heran.
" Wahai Nabiyullah, sesungguhnya di dalam danau ini terdapat sebuah batu yang cekung berongga dan di dalamnya ada seekor cacing buta," jawab semut.
Cacing itu tidak kuasa keluar dari cekungan batu itu untuk mencari penghidupannya. " Dan sesungguhnya Allah telah mempercayakan kepadaku urusan rezekinya," lanjut semut.
Kata si semut, Allah telah menguasakanku membawa rejeki ini, sehingga katak ini membawaku kepadanya. Maka air ini tidaklah membahayakan bagiku.
Nabi Sulaiman lantas bertanya kembali; " Apakah kamu mendengar suara tasbih cacing itu?”
" Ya, cacing itu mengucapkan: Wahai Dzat Yang tidak melupakan aku di dalam danau yang dalam ini dengan rezeki-Mu, janganlah Engkau melupakan hamba-hamba-Mu yang beriman dengan rahmat-Mu."
Demikianlah, Allah mengatur rezeki segenap makhluknya, termasuk manusia. Sebagaimana pesan Alquran dalam surat Hud ayat 6; " Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allahlah yang memberi rezekinya."
(Ism, Sumber: NU Online)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?