Maskapai Indonesia Ini Masuk Daftar Terburuk di Dunia

Reporter : Puri Yuanita
Kamis, 10 September 2015 15:01
Maskapai Indonesia Ini Masuk Daftar Terburuk di Dunia
Terdapat 22 maskapai penerbangan terburuk yang salah satunya merupakan maskapai Indonesia, Lion Air.

Dream - Lembaga penilai sistem rating penerbangan global, Skytrax, baru-baru ini merilis daftar nama maskapai penerbangan terburuk di dunia. Penilaian dilakukan Skytrax berdasarkan kualitas produk dan standard layanan petugas maskapai.

Dilansir dari laman Traveller, Kamis 10 September 2015, maskapai penerbangan asal Korea Utara Koryo Air dinobatkan sebagai maskapai paling buruk dunia dengan hanya mendapatkan bintang satu dari skala lima.

Maskapai ini dinilai sangat buruk karena armadanya masih menggunakan pesawat era Soviet. Sabuk pengaman pun belum sempurna sehingga standar keamanan pun belum meyakinkan.

Setelah Koryo Air yang mendapat satu bintang, maskapai terburuk lainnya menurut sistem rating Skytrax adalah mereka yang diberi dua bintang. Dalam kategori bintang dua ini, terdapat 22 maskapai yang salah satunya merupakan maskapai Indonesia, Lion Air.

Maskapai yang masuk dalam daftar bintang dua ini dinilai menunjukkan kualitas kinerja yang lebih rendah, di bawah kualitas rata-rata industri di beberapa sektor rating.

Berikut ini daftar lengkap 22 maskapai penerbangan yang masuk kategori bintang dua versi Skytrax:

1. Air Italy, Italia
2. Bahamasair, Bahama
3. Biman Bangladesh, Bangladesh
4. Bulgaria Air, Bulgaria
5. China United Airlines, China
6. Cubana Airlines, Cuba
7. Iran Air, Iran
8. Lion Air, Indonesia
9. Mahan Air, Iran
10. Nepal Airlines, Nepal
11. Onur Air, Turki
12. Pegasus Airlines, Turki
13. Rossiya Airlines, Rusia
14. Ryanair, Irlandia
15. SmartWings, Republik Ceko
16. Spirit Airlines, Amerika Serikat
17. Sudan Airways, Sudan
18. Syrianair, Suriah
19. Tajik Air, Tajikistan
20. Turkmenistan Airlines, Turkmenistan
21. Ukraine International Airlines, Ukraina
22. Yemenia, Yaman

Beri Komentar
ANGRY BIRDS 2, Animasi Lucu dengan Pesan Tersembunyi - Wawancara Eksklusif Produser John Cohen