Jelang Festival Danau Toba, Menpar Pantau Kondisi Sinabung

Reporter : Dwi Ratih
Kamis, 19 November 2015 17:45
Jelang Festival Danau Toba, Menpar Pantau Kondisi Sinabung
Menpar Arief Yahya berjanji akan terus meningkatkan dunia kepariwisataan di Sumatera Utara.

Dream - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyempatkan diri memantau kondisi Gunung Sinabung sebelum membuka Festival Danau Toba 2015. Bersama Bupati Karo, Terkelin Brahmana melihat Gunung Sinabung dari puncak obyek wisata Gundaling.

Di sela-sela peninjauan, Terkelin mengungkapkan apresiasi pemerintah pusat dan provinsi Sumatera Utara, yang mempercayai mereka sebagai tuan rumah pelaksanaan Festival Danau Toba 2015.

Ia berharap geliat ekonomi Karo dapat bangkit kembali setelah diguncang bencana erupsi Sinabung yang tak kunjung usai.

Selanjutnya, Arief Yahya berjanji akan terus meningkatkan dunia kepariwisataan di Sumatera Utara. Tidak hanya berhenti di acara ini saja, tapi akan segera menyelenggarakan sport tourism.

" Direncanakan akan ada international sport tourism pada tri semester pertama. Dengan EO kelas internasional agar manjemennya bagus dan mampu membawa wisman yang juga bagus," ungkap Arief Yahya di Berastagi Sumatera Utara, Kamis, 19 November 2015.

Harapannya dengan cara-cara ini, Sumatera Utara dapat menarik satu juta kunjungan wisatawan. Sebelum Sinabung bergejolak, jumlah wisatawan berkisar di angka 250 ribu kunjungan. Kemudian angka itu terus menurun, bahkan target 200 ribu kunjungan pun sulit untuk diwujudkan.

Arief Yahya juga menekankan pentingnya strategi pemasaran, sehingga diputuskan Danau Toba sebagai single destination Sumatera Utara. Hal itu merupakan hasil kesepakatan tujuh bupati yang memimpin daerah di sekitar Danau Toba.

" Dalam memasarkan pariwisata harus diputuskan dengan satu ikon seperti mengenalkan Indonesia itu memakai Bali. Kemudian Sumatera Utara mereka putuskan untuk mengangkat Danau Toba," imbuh Arief.

Selanjutnya, pemerintah telah menyepakati untuk membangun jalan tol untuk mempermudah akses wisatawan dari Medan menuju Tebing Tinggi.

" Wisatawan itu nggak akan mau mengunjungi lokasi wisata kalau perjalanananya lebih dua jam," kata Arief. (Ism) 

Beri Komentar