Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Menteri Pariwisata Arief Yahya (Foto: Ratih Wulan Pinandu/Dream)
Dream - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyempatkan diri memantau kondisi Gunung Sinabung sebelum membuka Festival Danau Toba 2015. Bersama Bupati Karo, Terkelin Brahmana melihat Gunung Sinabung dari puncak obyek wisata Gundaling.
Di sela-sela peninjauan, Terkelin mengungkapkan apresiasi pemerintah pusat dan provinsi Sumatera Utara, yang mempercayai mereka sebagai tuan rumah pelaksanaan Festival Danau Toba 2015.
Ia berharap geliat ekonomi Karo dapat bangkit kembali setelah diguncang bencana erupsi Sinabung yang tak kunjung usai.
Selanjutnya, Arief Yahya berjanji akan terus meningkatkan dunia kepariwisataan di Sumatera Utara. Tidak hanya berhenti di acara ini saja, tapi akan segera menyelenggarakan sport tourism.
" Direncanakan akan ada international sport tourism pada tri semester pertama. Dengan EO kelas internasional agar manjemennya bagus dan mampu membawa wisman yang juga bagus," ungkap Arief Yahya di Berastagi Sumatera Utara, Kamis, 19 November 2015.
Harapannya dengan cara-cara ini, Sumatera Utara dapat menarik satu juta kunjungan wisatawan. Sebelum Sinabung bergejolak, jumlah wisatawan berkisar di angka 250 ribu kunjungan. Kemudian angka itu terus menurun, bahkan target 200 ribu kunjungan pun sulit untuk diwujudkan.
Arief Yahya juga menekankan pentingnya strategi pemasaran, sehingga diputuskan Danau Toba sebagai single destination Sumatera Utara. Hal itu merupakan hasil kesepakatan tujuh bupati yang memimpin daerah di sekitar Danau Toba.
" Dalam memasarkan pariwisata harus diputuskan dengan satu ikon seperti mengenalkan Indonesia itu memakai Bali. Kemudian Sumatera Utara mereka putuskan untuk mengangkat Danau Toba," imbuh Arief.
Selanjutnya, pemerintah telah menyepakati untuk membangun jalan tol untuk mempermudah akses wisatawan dari Medan menuju Tebing Tinggi.
" Wisatawan itu nggak akan mau mengunjungi lokasi wisata kalau perjalanananya lebih dua jam," kata Arief. (Ism)
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest