`Liver Bird` Kebanggaan `Liverpudlian` Kalahkan Patung Liberty

Reporter : Dwi Ratih
Selasa, 8 September 2015 17:02
`Liver Bird` Kebanggaan `Liverpudlian` Kalahkan Patung Liberty
Di atas air yang berkilau keemasan, berdiri kokoh patung Liver Bird yang menjadi kebanggaan para suporter sepak bola Liverpool.

Dream - Sebuah patung berbentuk burung berkaki emas dibangun di atas sungai Mersey, Liverpool, Inggris. Patung ini dikabarkan memiliki ketinggian dua kali dari patung Liberty, New York.

Di atas air yang berkilau keemasan, berdiri kokoh patung Liver Bird yang menjadi kebanggaan para suporter sepak bola Liverpool FC alias Liverpuldian. Bangunan ini memiliki 23 lantai yang banyak dimanfaatkan untuk kegiatan bisnis. David Backhouse merancang Liver Bird dengan ketinggian 328 kaki, atau lebih tinggi 151 kaki di banding patung Liberty.

Total biaya diperkirakan mencapai 250 pound dan saat ini pengembang tengah mencari investasi untuk menambahkan pertokoan, perkantoran, hotel dan apartemen mewah di dalamnya.

Rencananya, bangunan akan dilengkapi dengan atrium di setiap lantai. Sedangkan untuk restoran, akan dibangun di belakang mata burung. Sehingga mata pengunjung akan dimanjakan dengan pemadangan indah Liverpool.

Backhouse mengungkapkan bahwa ide membangun Liver Bird sudah tercetus sejak 30 tahun lalu. " Saya sangat senang akhirnya ide ini terwujud di belahan dunia manapun. Selama ini saya selalu terpikirkan untuk membuat proyek bergengsi berbasis Liverpool," ungkap Backhouse.

Tim di balik pembangunan proyek ini selalu mengutamakan aspek ramah lingkungan. Mereka telah berkonsultasi dengan para ahli lingkungan dan arsitek untuk membahas kekuatan komplek menghadapi angin turbin pada struktur sayap burung.

Tidak hanya sebagai kebanggan para pendukung tim sepak bola Liverpool, mereka berharap agar patung Liver Bird dapat menjadi sumber kebanggan dan melambangkan tradisi kota Mersey.

Rencananya, Liver Bird akan digunakan juga sebagai museum genealogi pulau Ellis, sebagai pengingat sejarah bahwa telah banyak imigran Eropa yang datang ke Amerika melalui Liverpool.

(Ism, Sumber: dailymail.co.uk)

Beri Komentar