Jemaah Haji Melakukan Selfie
Dream - Ulama terkemuka Arab Saudi menyerukan jamaah haji untuk tidak melakukan selfie. Menurut ulama Saudi, aksi yang sudah menjadi fenomena dunia itu bisa mengganggu kekhusyukan jamaah dalam menunaikan ibadah haji dan umroh.
" Banyak yang melakukan hanya untuk pamer. Dan itu berpontensi menggugurkan ibadah serta mempengaruhi amal yang diterimanya saat datang ke Mekah," kata Ali bin Abdul Aziz Al-Shibal, anggota komite kesadaran haji dan dosen di Majmaah University.
" Mengambil gambar agar orang lain tahu atau menunjukkan bahwa Anda sedang melakukan amal kebaikan bisa mempengaruhi kemurnian niat dan mengaburkan tujuan."
Belum lagi para jamaah lainnya pasti akan muncul dalam foto, melanggar privasi dan hak serta menciptakan masalah keamanan.
Menurut Al-Shibal, Islam melarang muslim meniru tradisi dan budaya non-muslim. " Muslim seharusnya bangga dengan budaya mereka sendiri," katanya.
Al-Shibal menambahkan, beberapa ulama setuju foto dilarang digunakan kecuali untuk tujuan tertentu seperti foto di acara-acara penting, mengambil foto pelaku kriminal, membuat kartu penduduk, mengajar dan untuk media belajar.
" Nabi Muhammad mengatakan orang yang mengambil foto akan berada di antara orang-orang yang disiksa paling pedih di Hari Kiamat. Dalam hadis lain disebutkan, pelukis dan tukang foto akan diminta menyerahkan hidupnya kepada obyek mereka di Hari Kiamat," kata Al-Shibal.
Mencetak foto tidak terlalu bermasalah karena gambarnya bersifat statis. Tapi melukis manusia dan binatang dan karikatur dilarang. Salah satu sahabat Nabi, Abdullah bin Abbas pernah menyuruh seseorang yang bekerja sebagai pelukis agar tidak menggambar makhluk hidup.
Lebih lanjut Al-Shibal mengatakan, akan melakukan kampanye melarang selfie pada musim haji dan umrah. " Kampanye kami ditujukan kepada jamaah yang berpendidikan dan muslim lain agar menjauhi kebiasaan yang tidak Islami."
" Ada undang-undang dan peraturan untuk semua isu-isu kontemporer dalam agama Islam dan itu menunjukkan universalitas Islam dan penerapannya di era apapun."
Al-Shibal juga menyinggung masalah ayat-ayat Alquran yang dipakai sebagai ringtone. Menurutnya, hal itu dilarang dalam Islam.
" Itu tidak menghormati Alquran dan dilarang. Namun muslim diperbolehkan mendengarkan ayat-ayat Alquran yang diputar di gadget mereka."
Advertisement
Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Review Timbangan Digital MODENA Smart Body Scale untuk Tracking Progress Diet selama Ramadan


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Mengenal Gini Index: Angka untuk Menghitung Ketimpangan Pendapatan

Tembus 21 Juta Views, “Kasih Aba-Aba 2.0” Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok untuk Sambut Shopee 9.9
