Tour De Singkarak (Sumber: Www.klikpositif.com)
Dream - Sumatera Barat (Sumbar) menjadi salah satu daerah di Indonesia yang banyak dilirik wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Di samping keindahan alam dan keunikan budaya, satu hal yang kerap menjadi daya tarik Sumbar yakni adanya perhelatan tahunan Tour de Singkarak.
Tour de Singkarak merupakan kompetisi balap sepeda internasional yang telah diselenggarakan di Indonesia sejak tahun 2009. Setiap tahunnya, para wisatawan berbondong-bondong datang ke Sumbar untuk bisa menjadi bagian dalam event akbar ini.
Setelah pelaksanaannya sukses di tahun 2014 lalu, akhirnya Sumbar kembali akan menggelar Tour de Singkarak 2015 pada 3-11 Oktober mendatang. Rencananya, ada 24 tim dari 36 negara akan berpartisipasi dalam kompetisi balap sepeda paling bergengsi dan terfavorit di Asia menurut Asian Cycling Confederation (ACC) ini.
Anda bisa turut ambil bagian dalam kompetisi ini sebagai peserta atau sekadar merasakan keseruan menjadi penonton. Dalam Tour de Singkarak 2015 para peserta akan ditantang untuk menempuh jalur-jalur ekstrem dari Pariaman hingga Padang Panjang. Mereka juga akan diajak untuk menikmati setiap jengkal keindahan panorama alam Sumatera Barat. Selengkapnya baca di sini.
Advertisement
Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah