Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Source: Shutterstock.com
Dream - Pasangan suami istri akan melakukan berbagai usaha ketika merencanakan kehamilan. Mulai menjaga pola hidup, melakukan berbagai perawatan, hingga menghindari hal yang bisa menggagalkan kehamilan.
Sayangnya, tidak semua hal seputar kehamilan merupakan fakta. Sebagian di antaranya hanyalah mitos. Dilansir oleh Sehatq.com, berikut mitos seputar hal yang memengaruhi kehamilan.
Banyak yang percaya hal ini bisa menggagalkan kehamilan. Padahal, keluarnya sperma setelah berhubungan merupakan hal yang wajar terjadi.
Menurut WHO, terdapat 23-928 sel sperma dalam air mani pria setiap ejakulasi. Atau dapat dikatakan bahwa terdapat 9-259 juta sel sperma dalam 1 mililiter air mani.
Jadi, keluarnya air mani setelah berhubungan tidak selamanya akan memengaruhi kehamilan karena hanya diperlukan satu sel sperma untuk melakukan pembuahan.
Tempat keluarnya urine dan sperma berbeda. Urine dikeluarkan melalui uretra dan sperma diejakulasi melalui saluran miss V, sehingga hal ini merupakan mitos.
Buang air kecil setelah berhubungan tidak akan memengaruhi jumlah sperma yang ada dalam tuba falopi dan menggagalkan kehamilan.
Penelitian pada 2017 melibatkan 500 wanita yang mengalami inseminasi intrauterine (IUI) membuktikan hal ini merupakan mitos.
Sebanyak 40 persen responden yang segera bangun setelah berhubungan justru hamil. Sedangkan 32 persen yang berbaring tidak hamil.
Douching setelah berhubungan bisa menggagalkan kehamilan
Douching tidak disarankan ketika ingin mencegah kehamilan. Cara ini dapat menyebabkan infeksi, sehingga kamu perlu mencari alternatif yang lebih aman dan sehat untuk miss V.
(Sumber: Sehatq.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya