Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bersihkan Kacamata/ Shutterstock
Dream - Bagi Sahabat Dream pemakai kacamata, jangan malas untuk rutin membersihkannya berkali-kali. Terutama jika setelah dari luar rumah.
Media penularan virus corona (Covid-19) adalah percikan air liur (droplet) yang bisa menyembur lewat bersin atau batuk penderita Covid-19.
Droplet tersebut bisa menempel di kacamata dan masuk ke cairan mata, yang sangat mungkin membuat penularan terjadi. Untuk itu selalu bersihkan kacamata secara rutin.
Bukan dengan ujung pakaian atau tisu, tapi membersihkannya dengan tahapan yang benar. Tentunya agar kotoran dan virus yang berbahaya bisa hilang dan kacamata tetap dalam kondisi baik.
Simak tahapan penting membersihkan kacamata, termasuk kacamata hitam.
- Cuci dan keringkan tangan sebelum memegang kacamata. Pastikan kacamata bebas dari lotion atau minyak.
- Bilas kacamata Anda di bawah air hangat yang mengalir. Ini akan menghilangkan kotoran, debu, pasir, atau garam yang dapat menggores lensa
- Beri sedikit sabun bayi ada setiap lensa. Pastikan sabunnya bebas lotion karena lotion akan mengotori lensa
- Gosok lensa dengan lembut dan semua bagian kacamata dengan lap microfiber
- Bilas kacamata Anda dengan seksama, pastikan untuk menghapus setiap bekas sabun
- Gerakkan kacamata agar air sisa di dalam hilang
- Keringkan kacamata dengan lap yang tidak berbulu
Pencucian yang menyeluruh akan membantu menghilangkan kuman dari kacamata. Jika ingin mendisinfeksi kacamata setelah dibersihkan, semprotkan disinfektan ke kain lembut yang bebas serabut hingga lembap. Setelah itu gunakan kain tersebut untuk menyeka kacamata.
Diamkan sejenak selama 3 hingga 5 menit. Setelah itu kacamata baru bisa digunakan kembali. Semoga selalu sehat, Sahabat Dream.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Dream - Masker menjadi bagian dari protokol kesehatan selama Covid-19. Alat ini mampu melindungi saluran pernapasan dari paparan virus serta bakteri.
Namun nyatanya, masih banyak orang yang melakukan kesalahan ketika pakai masker. Keselahan tersebut membuat masker tidak berfungsi dengan baik.

Seperti diketahui, Covid-19 merupakan virus yang menyebar dari percikan ketika seseorang berbicara, batuk atau pun bersin.
Virus dapat menyebar di udara dan menginfeksi jika terhidup lewat saluran pernapasan. Dilansir dari Hackensack, berikut ini kesalahan ketika memakai masker:

Memakai masker dengan membuka bagian hidung tidak akan memberi perlindungan pada tubuh kita atau pun orang lain. Ketika kita sakit, droplets dan lendir hidung seharusnya tetap berada di dalam masker dan tidak boleh mengkontaminasi udara sekitar.
Sebaliknya, kita juga harus menutupi hidung agar tidak menghirup virus yang berada di udara sekitar kita.
Masker sebaiknya tidak digunakan di bawah dagu. Bagian bawah dagu, terutama area leher biasanya sudah terekspose oleh udara sekitar. Memakai masker di bawah dagu akan membuat virus serta bakteri yang menempel berpindah ke masker dan terhirup lewat hidung.
Gunakan masker untuk menutupi daerah wajah seputar hidung, pipi, mulu hingga dagu. Bagian dagu tidak boleh terlupakan karena virus dapat mudah berpindah ke area mulut.
Masker Rusak
Masker harus digunakan sesuai usia pemakaian. Masker yang sudah lusuh, kotr dan robek tidak layak untuk dikenakan karena tak lagi efektif dalam menyaring partikel yang terdapat di udara.
Masker medis hanya boleh digunakan sekali pakai. Sedangkan masker kain dapat digunakan beberapa kali dengan perawatan dan cara mencuci yang tepat.
Masker tak hanya melindungi Anda dari paparan penyakit, namun juga memutus rantai penularan Covid-19 ke orang sekitar. Gunakan masker medis atau masker kain yang terdiri dari 3 lapisan untuk mencegah paparan penyakit.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya