Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Source: Shutterstock.com
Dream - Meski tergolong olahraga intensitas rendah dan kurang efektif untuk menurunkan berat badan, namun jalan kaki memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.
Riset membuktikan bahwa jalan kaki setelah makan sangat bermanfaat bagi kesehatan. Dilansir dari Times of India, berikut tips mengoptimalkan manfaat jalan kaki.
Waktu yang tepat untuk jalan kaki
Jalan kaki akan selalu memberikan manfaat bagi kesehatan fisik maupun mental. Tapi jika ingin menurunkan berat badan dan mengontrol kadar gula darah, sebaiknya jalan kaki setelah makan.

Jika dilakukan secara rutin, jalan kaki sangat efektif untuk menurunkan berat badan dan mengontrol gula darah.
Penelitian pada 2016 membuktikan bahwa jalan kaki 10 menit setiap selesai makan bisa menurunkan kadar gula darah pasien diabetes tipe 2.
Bahkan, jalan kaki 10 menit setelah makan lebih efektif daripada 30 menit di waktu lainnya. Ketika berjalan kaki, detak jantung meningkat dan otot menggunakan karbohidrat atau gula sebagai sumber energi.
Ketika mengonsumsi karbohidrat, gula darahmu akan meningkat drastis dan memicu kerja insulin lebih berat dari biasanya.
Maka dari itu, berjalan kaki setelah makan bisa mengontrol peningkatan gula darah yang drastis dan membantu menurunkan berat badan.

The American Heart Association menyarankan untuk melakukan aerobik seperti berjalan kaki 150 menit per minggu.
Berjalan kaki dengan kecepatan sedang selama 21 menit setiap hari dapat mengurangi potensi penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Selain itu, kebiasaan ini bisa meningkatkan kesehatan tulang.
(Sumber: Times of India)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang