Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream – Jepang dikenal sebagai negeri berteknologi maju. Selain itu, masyarakat Negeri Samurai juga terkenal dengan gaya hidup sehat. Sehingga tidak heran warga Jepang dikenal punya tubuh ideal dan awet muda.
Dikutip dari The Mainichi, Kamis 31 Maret 2022, rata-rata usia penduduk Jepang bisa mencapai 88 tahun untuk perempuan dan 81 tahun untuk pria. Usia mereka bahkan diperkirakan bisa lebih dari rata-rata tersebut.
Data itu pasti membuat penasaran Sahabat Dream tentang bagaimana gaya hidup serta pola makan masyarakat Jepang sehingga membuat mereka sehat dan berumur panjang.
Berikut empat rahasia yang membuat warga Jepang awet muda, seperti dikutip dari Tokyo Savvy:
Terdapat sebuah filosofi makan orang Jepang yang berasal dari Okinawa, yakni Hara Hachi Bu, yang berarti makan sampai 80 persen kenyang dan sisakan 20 persen area kosong pada perut. Nah, ruang kosong yang ada di perut inilah yang gunanya memudahkan proses pencampuran makanan dengan asam lambung.
Pola makan dengan mengikuti filosofi Hara Hachi Bu ini dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung, kanker, hingga strok. Jenis makanan yang dianjurkan yaitu mengandung rendah kalori dan dikunyah secara lumat. Dengan pola makan ini, tak heran jika Okinawa terkenal dengan penduduknya yang rata-rata berumur panjang hingga 100 tahun.

Usai beraktivitas atau pulang kerja di malam hari, seringkali kita merasa energi tubuh terforsir, sehingga membutuhkan asupan makanan. Namun, hindari mengonsumsi makanan cepat saji saat malam hari. Hal tersebut dikarenakan makanan cepat saji mengandung banyak lemak, gula dan pengawet.
Menurut Medical News Today, makanan cepat saji dapat meningkatkan gula darah, tekanan darah, hingga peradangan dalam jangka pendek. Sementara itu, dalam jangka panjang, makanan cepat saji dapat menyebabkan masalah pencernaan, jantung, obesitas dan lain-lain. Sebisa mungkin Sahabat Dream memasak sendiri atau menyediakan makanan yang bernutrisi sebelum berangkat kerja atau beraktivitas.

Masyarakat Jepang terkenal dengan prinsip ichijyu sansai saat membuat makanan tradisional, yaitu satu sup dengan tiga hidangan berupa sayuran, nasi dan ikan. Prinsip inilah yang dapat membantu menyeimbangkan pola makan yang baik serta menjadi salah satu kunci diet sehat masyarakat Jepang.
Seperti yang diketahui, makanan fermentasi seperti miso dan kecap adalah bagian yang tak terpisahkan dari masakan Jepang. Keduanya baik dalam membantu menjaga sistem pencernaan. Selain itu, dashi (kaldu sup) yang kaya rasa juga berguna untuk menjaga kadar garam semaksimal mungkin.

Masyarakat Jepang biasanya sering mengonsumsi pisang, natto, umeboshi (acar plum), tahu, teh hijau dan makanan lainnya. Makanan tersebut dipercaya dapat memberikan hasil diet yang instan.
Namun, perlu diperhatikan, mengonsumsi makanan di atas juga perlu diseimbangkan dengan makanan bergizi lainnya, berolahraga rutin, serta diikuti pola mindset positif. Melansir Healthline, olahraga bermanfaat untuk menurunkan berat badan, mempertahankan massa tubuh dan meningkatkan metabolisme.
Nah, itu dia empat resep gaya hidup sehat dan panjang umur ala masyarakat Jepang. Sahabat Dream tertarik mencobanya?
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya