Berolahraga. (Source: Shutterstock)
Dream - Momen Lebaran kerap dikaitkan dengan berbagai makanan lezat, seperti opor ayam, rendang, dan lain-lain. Hadirnya berbagai hidangan lezat tersebut membuat semua orang semakin puas menyantap semua makanan tersebut.
Kita pun tak segan-segan menikmati berbagai kudapan hingga beberapa hari setelah Lebaran. Akibatnya tanpa sadar, berat badan naik drastis.
Lalu, bisakah mencegah kenaikan berat badan dan menjaga postur tubuh tetap ideal setelah sebulan berpuasa? Dilansir dari The Healthy Muslims, berikut tips yang dapat dilakukan agar berat badanmu tetap terjaga setelah Ramadan.

Foto: Shutterstock
Meski momen berpuasa telah berlalu, namun kamu masih bisa melakukannya di luar bulan Ramadan. Kamu pun bisa menjaga pola makanmu yang telah menurun sejak bulan puasa agar tidak menjadi berlebihan setelah Lebaran.
Selain berpuasa sunnah, kamu bisa melakukan intermittent fasting, yaitu berpuasa sesuai dengan ‘jendela makan’ yang ditentukan. Kamu bisa berpuasa 15 jam dan makan selama 9 jam, atau menerapkan pola 16:8, 20:4, maupun metode lainnya.

Foto: Shutterstock
Kebiasaan lain yang dapat diadaptasi setelah Ramadan adalah minum air lebih banyak. Minum air lebih banyak sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan bisa mencegah timbulnya rasa lapar palsu. Berat badan kamu pun jadi tetap terjaga.

Foto: Shutterstock
Jangan lupa untuk membuat jadwal berolahraga baru. Terutama, jika waktu berolahraga berubah selama bulan puasa. Jika ingin makan lebih banyak, perlu berolahraga lebih sering setelah Ramadan. Kamu pun bisa meningkatkan intensitas latihan agar lebih efektif menjaga berat badan.
4. Menjadi Lebih Aktif
Selain berolahraga, kamu pun harus menjadi lebih aktif setelah bulan Ramadan agar tubuh tetap bugar dan berat badan pun ideal. Jika berolahraga, mengontrol pola makan, minum air cukup, serta tetap aktif setiap hari, kamu bisa menurunkan berat badan setelah Lebaran. Jadi, kamu bisa mendapatkan bentuk tubuh yang diinginkan dengan cara lebih efektif. (mut)
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak