Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Shutterstock
Dream - Sinar matahari tidak hanya membuat tubuh berkeringat. Ada yang lebih berbahaya, yaitu timbulnya kanker akibat kulit terlalu sering terpapar sinar matahari.
Sahabat Dream perlu melindungi kesehatan kulit dengan cara yang tepat. Salah satunya, dengan rutin memakai tabir surya atau sunscreen.
Penggunaan sunscreen berperan 86 persen mencegah kanker kulit akibat paparan sinar matahari langsung. Sayangnya, hanya sebagian kecil orang yang mau memakai tabir surya ketika keluar rumah.
Kanker kulit merupakan penyakit yang sangat berbahaya. Untuk itu, kamu perlu tahu bagaimana menggunakan tabir surya yang tepat agar bisa mencegah penyakit ini, seperti dikutip dari Popsugar.com.
1. Sesuaikan Kadar SPF
Kadar SPF pada tabir surya untuk di luar ruangan tentu berbeda dengan di dalam ruangan. Jika kamu lebih sering berada di dalam ruangan, SPF 15 sudah cukup buat kulitmu.
Tetapi, jika aktivitasmu lebih banyak di luar ruangan dan sering terpapar sinar matahari, gunakan tabir surya dengan kandungan SPF 30. Kadar SPF ini mampu bekerja dengan baik melindungi kulit.
2. Jangan Biarkan Kulit Terbakar
Membiarkan kulit terlalu sering terbakar dapat meningkatkan dua kali lipat risiko kanker kulit. Sebab, DNA sulit memperbaiki sel-sel yang rusak akibat radiasi sinar matahari langsung.
3. Kanker Kulit Serang Bagian Tubuh Manapun
Penyakit ini tidak hanya menyerang bagian tubuh yang terpapar sinar matahari saja. Kulit di bagian tubuh yang sering tertutup masih berpotensi terkena penyakit ini.
Kanker kulit dapat berbentuk seperti luka berwarna kemerahan dengan permukaan yang mengilap. Terkadang luka juga muncul warna seperti merah, merah muda, biru, hitam, dan putih.
4. Do the Body Check
Jangan lupa memeriksa bagian tubuh secara detil, seperti kulit kepala, kepalan tangan, sela-sela jari, dan bagian tubuh lainnya. Jangan pula juga untuk memastikan lipatan tubuh aman dari luka.
Kanker kulit mudah menyerang bagian luka yang tidak ditangani dengan baik. Biasanya, luka semacam itu ada di lipatan tubuh.
5. Jangan Sepelekan Luka
Ada berbagai jenis luka yang dapat menandakan kanker kulit. Luka yang berujung pada penggumpalan juga merupakan tanda-tanda kanker kulit.
So, guys! Hati-hati dan kenali jenis luka pada tubuh kamu!
(Beq)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya