6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Wanita Hamil. (Source: Shutterstock)
Dream - Memastikan rahim benar-benar bersih dari janin setelah keguguran sangatlah penting untuk mencegah komplikasi.
Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan prosedur dilatasi dan kuretase atau pengangkatan sisa jaringan janin pada rahim setelah keguguran.
Terutama, jika keguguran dialami saat kehamilan berusia 10 minggu atau lebih. Selain melakukan kedua prosedur tersebut, ketahui tanda rahim telah bersih setelah keguguran yang dilansir Sehatq.com berikut ini.
Setelah melakukan prosedur pembersihan rahim, kamu akan mengalami perdarahan ringan
Hal ini sangat wajar terjadi dan akan berhenti setelah beberapa hari. Itu tandanya rahim telah bersih dari sisa jaringan janin.
Siklus menstruasi lancar
Ketika rahim benar-benar bersih, siklus menstruasi juga akan lancar kembali. Biasanya, siklus menstruasi akan kembali seperti semula setelah 2-6 minggu pasca dilatase maupun kuretase.
Dilatase dan kuretase dapat menyebabkan kram perut. Rasanya akan sangat intens di awal pelaksanaan prosedur tersebut.
Namun, kram akan mereda satu hari setelahnya dan hilang sekitar 2 minggu. Di saat itulah rahimmu sudah benar-benar bersih.
Miss V tidak berbau lagi
Sisa jaringan janin yang belum keluar dari rahim bisa menyebabkan bau pada miss V. Untuk mengatasinya, kamu harus melakukan dilatase atau kuretase agar rahim benar-benar bersih dan miss V tidak bau.
Tidak mengalami keputihan
Selain miss V bau, keputihan juga menjadi pertanda adanya sisa jaringan janin pada rahim. Lakukan prisedur kuretase atau dilatase setelah keguguran agar tidak mengalami keputihan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
