Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Source: Shutterstock.com
Dream - Memiliki kemampuan mengingat yang kuat akan sangat bermanfaat bagi seorang anak. Umumnya daya ingat mereka memang masih cukup besar di usianya dan akan berkurang ketika umurnya mulai menginjak dewasa.
Ingatan yang kuat akan membantu anak lebih mudah belajar. Tidak hanya itu, anak juga bisa memiliki lebih banyak pengalaman dan membangun kemampuan yang berguna untuk kehidupan sehari-hari.
Memiliki kemampuan mengingat yang kuat bukan sesuatu yang didapatkan akibat pengaruh genetik. Kamu bisa melatih pikiran untuk memperoleh ingatan yang kuat. Dilansir dari Times of India, berikut tips dan trik memperoleh kemampuan mengingat yang kuat.

Mengajari anak untuk meditasi sejak kecil akan membuatnya bisa memiliki kebiasaan baik sejak kecil. Meditasi akan membuat anak lebih tenang, fokus dan memiliki ingatan yang lebih kuat.
Kamu bisa melatih anak untuk meditasi dengan membuat mereka fokus pada satu objek seperti lilin, musik atau gambar. Mulailah dengan jangka waktu 5 menit dan tingkatkan seiring waktu.
Berolahraga sangat bermanfaat untuk membuat pikiran lebih tajam. Melakukannya secara rutin juga dapat meningkatkan fungsi otak.
Membuat anak untuk mengajari orangtua

Ketika berhasil memahami materi, seseorang akan lebih mudah menjelaskannya pada orang lain. Maka dari itu, ajaklah anak untuk menjelaskan apa yang baru saja dipelajari untuk mengetahui seberapa tajam dan kuat pikiran serta ingatannya.
Otak hanya dapat mencerna sedikit dari miliaran informasi sensori yang ada dalam beberapa detik.
Warna merupakan hal yang sangat mudah dicerna otak.
Oleh karena itu, menggunakan stabilo untuk highlight kalimat atau sticky notes akan mempermudah proses belajar.
Mengurangi penggunaan gawai

Bermain gawai dapat mengubah struktur otak dan mengurangi kemampuan anak untuk fokus serta mengingat materi pembelajaran.
Kurangi penggunaan gawai pada anak dan gantilah kebiasaannya dengan membaca buku atau beraktivitas di luar ruangan.
(Sumber: Times of India)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya