Ilustrasi Rumah (Foto: Shutterstock)
Dream - Momen mudik ke kampung halaman menjadi rutinitas rutin yang dilakukan perantau agar bisa merayakan idul fitri bersama keluarga. Terkadang, keamanan rumah menjadi salah satu yang dikawatirkan jika bepergian terlalu lama.
Biasanya rumah yang ditinggalkan pemiliknya saat mudik menjadi incaran orang-orang yang berniat jahat. Mereka mengambil kesempatan untuk merampas barang-barang berharga saat pemilik rumah sedang mudik ke kampung halaman.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diingkan, perlu beberapa persiapan yang dilakukan agar rumah tetap aman dan hati tenang saat ditinggal. Lantas apa saja yang perlu disiapkan, berikut ulasannya.
1.Mencabut Barang Elektronik
Cara ini menjadi salah satu untuk menghindari terjadinya korsleting pada listrik yang bisa menimbulkan kebakaran. Semua alat elektronik dicabut, mulai dari pendingin ruangan, televisi dan elektronik yang ada di dapur.
![]()
2. Melepas Regulator Gas
Ini juga hal penting saat rumah akan ditinggal mudik. Melepas regulator gas sebelum meninggalkan rumah untuk meminimalisir terjadinya kebocoran tabungan gas yang bisa menimbulkan kebakaran.
3. Matikan Air
Mematikan air saat ditinggal mudik juga menjadi hal penting, agar ketika rumah ditinggal volume air tidak terus bertambah hingga meluber yang mengakibatkan air terbuang percuma.
![]()
4. Menyalakan Lampu Depan Rumah
Menyalakan lampu di depan rumah bertujuan agar terkesan rumah tersebut ada penghuninya. Sehingga orang yang berniat jahat mengurungkan niatnya untuk mencuri.
5. Kunci Pintu Rumah dan Jendela
Mengunci rumah dan jendela merupakan poin yang paling penting agar maling tidak bisa masuk. Namun, saat ini mengunci pintu biasa terkadang bisa kebobolan.
Maka dari itu menggunakan handle pintu yang menggunakan teknologi buka kunci dengan sidik jari hingga wajah bisa menjadi solusi. Tentu hal tersebut akan menyulitkan maling membobol rumah.
Seperti Yale Luna Pro+ merupakan inovasi terbaru yang menggunakan teknologi FaceScan untuk meningkatkan keamanan pintu masuk rumah.
Produk ini juga memungkinkan pelanggan untuk membuka pintu dengan berbagai cara, dari melalui pengenalan wajah, pemindaian sidik jari, kode PIN yang dipersonalisasi, kartu RFID, atau melalui aplikasi Yale Access dari smartphone.

" Dengan desain terpusat yang unik dan juga telah kami patenkan, pelanggan tak usah khawatir lagi dengan risiko jari terjepit. Casing kunci otomatis sepenuhnya juga membuat pengalaman mengunci atau membuka kunci halus dan cepat," kata Patrick Ng, sebagai Direktur dan Kepala Direct Channel.
Selain praktis karena tidak perlu membawa kunci, smart lock door juga menawarkan sistem keamanan lebih baik karena terhubung dengan sistem yang tidak mudah dibongkar.
Menyadari tren rumah pintar ini meningkat dan banyak diminati, Yale pun akhirnya membuka gerai pertamanya, Yale Smart Shop di Pacific Place Mall.