(Foto: Boldsky)
Dream - Sebuah penyakit langka dialami oleh gadis asal India, Shalini Yadav. Penyakit langka yang diidap sejak lahir itu membuat kulitnya terkelupas setiap 6 pekan sekali. Kulit Shalini akan terus mengelupas dengan sendirinya.
Penyakit langka yang diderita gadis berusia 16 tahuhn ini disebut erthroderma. Sehingga membuatnya harus memakai pelembab khusus untuk menghindari rasa sakit. Tapi sayangnya, keluarganya tidak mampu membelikan pelembab secara teratur.
Shalini menderita penyakit itu sejak lahir dan kulitnya akan mengelupas setiap 45 hari sekali. Orang tua Shalini, mengklaim telah membawanya ke dokter namun belum ada satu pun yang berhasil menyembuhkan penyakit kulit itu.
Meskipun erthroderma bukan penyakit yang mematikan, sang ibu mengaku tidak tega melihat penderitaan Shalini. Apalagi saat kulitnya retak-retak dan mengeluarkan darah.
Hingga puncaknya, Shalini dikeluarkan dari sekolah karena teman-temannya ketakutan melihat kulit Shalini. Sejauh ini, Shalini hanya bisa pasrah terhadap kondisi yang dihadapinya.
(Sumber: Boldsky)
© Dream
Dream - Dua belas tahun silam, Roger Logan divonis dokter mengalami obesitas. Pria 57 tahun, pemilik toko barang antik di Mississipi, Amerika Serikat, itu didiagnosa punya lemak berlebih pada perut bagian bawah.
Dan lima tahun lalu, dia tak bisa berbuat apa-apa. Hari-harinya dia habiskan di atas kursi roda. Karier, hobi, dan hidupnya direnggut oleh gelambir luar biasa besar di bagian perut bawah tersebut.
" Mereka mengatakan ini hanya lemak, kamu hanya kegemukan," kata Logan, sebagaimana dikutip Dream dari Huffington Post, Rabu 8 Februari 2017.
Tapi belakangan diketahui vonis itu ternyata keliru. Perut yang kelewat gendut itu ternyata bukan disebabkan oleh kelebihan lemak sebagaimana yang dikatakan dokter dulu. Melainkan tumor seberat 130 pound atau sekitar 60 kilogram.
© Dream
Karena perut berisi tumor yang terus membesar itu, kualitas hidup Logan terus menurun. Hingga akhirnya dia membeli kursi roda setengah dasawarsa silam.
Sejak itu pula toko barang antiknya tak terurus lagi. Dia tak sanggup menjalankan bisnis itu. Hobi memancing yang memang dia gilai juga ditinggalkan.
Logan merasa tumor membuatnya merasa seperti membawa tiga sak semen. Yang lebih mengerikan lagi, benjolan itu ditumbuhi rambut --tumbuh ke arah dalam. Sehingga menyebabkan infeksi di perutnya.
Sebelum menjalani pembedahan untuk membuang timor itu, dokter hanya memberinya kemungkinan hidup 50 persen saja.
Prediksi itu tak membuat Logan takut. Sang istri, Kitty, menemukan Vipul Dev, dokter di Bakersfield Memorial Hospital, California, yang berpengalaman melakukan operasi kasus seperti itu.
Dan akhirnya, Vipul sukses membuang tumor pada perut Logan pada Selasa pekan ini. Dan diperkirakan dia bisa berjalan lagi pada hari Kamis. Logan berharap bisa balik ke rumah pekan ini juga.
Advertisement

Cara Mendidik Anak agar Menjadi Pekerja Keras dan Tidak Mudah Menyerah

Benarkah Setiap Kopi Hitam Memiliki Kandungan Kafein Berbeda-beda? Ini Alasannya

Suku Vandal dari Eropa dan Asal-Usul Kata “Vandalisme” untuk Mengartikan Kekerasan

Lebih Baik Menggunakan Pakaian Longgar atau Ketat Saat Berolahraga?

Cara Menghindari Kelelahan Mengambil Keputusan yang Kita Lakukan

Fakta di Balik Kemampuan Orang Bajo Melihat Lebih Jelas saat Berada di Bawah Air

Persahabatan yang Kuat Bisa Memperkuat Kesehatan Mental dan Fisik Milik Seseorang