Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Toilet (Foto: Shutterstock)
Dream - Meningkatnya jumlah penderita Covid-19 di Indonesia telah membuat daya tampung sejumlah rumah sakit sudah terisi. Alhasil banyak pasien yang memilih menjalani isolasi mandiri di rumah terutama jika kondisinya tak parah.
Menjalani masa penyembuhan di rumah tentu membuat pola kebiasaan di rumah harus berubah. Terlebih jika ada anggota keluarga masih sehat atau memiliki komorbid. Perlakuan berbeda harus diterapkan kala isolasi mandiri di rumah.
Salah satu yang sering ditanyakan masyarakat adan soal penggunaan kamar mandiri oleh pasien positif Covid-19. Bolehkah menggunakan toilet yang sama dengan anggota keluarga lain yang sehat?
" Misalnya yang lain sehat, hanya satu orang yang sakit. Kita usahakan kamar mandinya sendiri, tidak sharing dengan yang lain," kata dokter spesialis paru, Sylvia Sagita Siahaan dalam sesi bincang Dokter Menjawab dengan tema " Positif COVID-19 Harus Ngapain?" beberapa waktu lalu.
Kondisi ini tentu berbeda jika seluruh anggota keluarga diketahui positif Covid-19. Toilet bisa digunakan bersama-sama asalkan bisa memastikan terinfeksi dalam kurun waktu yang sama.
" Sebisa mungkin jika dalam isolasi mandiri, yang memang kira-kira waktunya sama (dengan anggota keluarga lain), kita harus tahu waktu infeksinya sama atau tidak. Kalau sama, mau enggak mau enggak apa-apa (pakai toilet yang sama)," tutur Sylvia.
Ingatlah selalu membersihkan toilet ataupun permukaan benda-benda yang sering disentuh menggunakan disinfektan, mencuci peralatan termasuk alat makan dan seprei menggunakan sabun dengan air.
Pastikan juga pasien beristirahat, minum banyak air putih dan mengonsumsi makanan bergizi dan segera hubungi fasilitas kesehatan apalabila terjadi perburukan kondisi misalnya sesak napas.
Apabila hanya satu atau tak semua anggota keluarga positif, gunakan masker medis ketika berada di ruangan yang sama dengan orang sakit. Jangan menyentuh masker atau wajah saat menggunakan masker dan buang masker setelah selesai menggunakannya.
Sering-seringlah mencuci tangan dengan air dan sabun setelah kontak dalam bentuk apapun dengan orang sakit atau sekitarnya ;sebelum, saat dan setelah menyiapkan makanan; sebelum makan dan setelah menggunakan toilet.
Selain itu, pisahkan alat makan, gelas, handuk dan seprei orang sakit, cucilah peralatan orang sakit dengan sabun dan air serta bersihkan permukaan-permukaan benda yang biasa disentuh orang sakit menggunakan disinfektan setiap hari.
Pastikan juga untuk sering berkonsultasi dengan tenaga medis mengenai kondisi selama isolasi mandiri. Dengan melakukan isolasi mandiri dengan tepat, kesembuhan bisa cepat terjadi dan penularan juga dapat diminimalisasi.
Sumber: merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya