Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: Shutterstock)
Dream - Sebagian besar wanita pasti mendambakan wajah putih, mulus serta bebas jerawat. Merawat kecantikan kulit wajah pun menjadi kebutuhan setiap wanita. Apalagi jika mereka tinggal di perkotaan yang sering terpapar polusi.
Menyadari perilaku para wanita tersebut, para produsen skin care berlomba-lomba menawarkan produk hebatnya masing-masing.
Tapi, tahukah kamu ada banyak risiko dari skin care?
Menurut dr. Adhimukti T. Sampurna, SpKK, produk perawatan kulit cenderung menggunakan bahan-bahan kimia sintetis yang dapat mengancam kesehatan kulit. Yang mengkhawatirkan, banyak klinik kecantikan yang menjualnya produk perawatan semacam itu.
"Sekarang semua orang mudah tergiur dengan produk skin care. Yang katanya instan terus dibeli. Tampilannya lucu, juga dibeli. Padahal kita nggak tahu tubuh kita mampu atau tidak menerima zat tersebut. Kemampuan tubuh tiap orang pasti berbeda-beda," ucap Adhi ketika ditemui di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 7 September 2017.
Adhimukti menyarankan para wanita melakukan skin conditioning jika ingin memulai perawatan wajah. Sangat penting menyadari kondisi kulit, termasuk mengukur kadar sensitivitasnya sebelum mengenakan produk perawatan.

Wanita juga harus mempertimbangakan kesibukan sehari-hari. Para wanita yang sering terpapar polusi atau panas sinar matahari membutuhkan treatment yang berbeda agar tidak salah memilih jenis perawatan kulit.
Begtu juga saat memilih perawatan menggunakan bahan alami, belum tentu bebas risiko. Buah yang mengandung glycemic load seperti pisang dapat memicu tumbuhnya jerawat.
"Pilihlah buah dengan kandungan glycemic index, contohnya semangka," imbuh Adhi.
Mengonsumsi vitamin C dengan dosis tinggi akan menyebabkan pembentukan kristal pada ginjal. Oleh karena itu, kamu harus menakar dosis secara tepat untuk mendapatkan hasil yang sempurna.
(Laporan: Annisa Mutiara Asharini)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari