(Foto: Shutterstock)
Dream - Sebagian besar wanita pasti mendambakan wajah putih, mulus serta bebas jerawat. Merawat kecantikan kulit wajah pun menjadi kebutuhan setiap wanita. Apalagi jika mereka tinggal di perkotaan yang sering terpapar polusi.
Menyadari perilaku para wanita tersebut, para produsen skin care berlomba-lomba menawarkan produk hebatnya masing-masing.
Tapi, tahukah kamu ada banyak risiko dari skin care?
Menurut dr. Adhimukti T. Sampurna, SpKK, produk perawatan kulit cenderung menggunakan bahan-bahan kimia sintetis yang dapat mengancam kesehatan kulit. Yang mengkhawatirkan, banyak klinik kecantikan yang menjualnya produk perawatan semacam itu.
" Sekarang semua orang mudah tergiur dengan produk skin care. Yang katanya instan terus dibeli. Tampilannya lucu, juga dibeli. Padahal kita nggak tahu tubuh kita mampu atau tidak menerima zat tersebut. Kemampuan tubuh tiap orang pasti berbeda-beda," ucap Adhi ketika ditemui di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 7 September 2017.
Adhimukti menyarankan para wanita melakukan skin conditioning jika ingin memulai perawatan wajah. Sangat penting menyadari kondisi kulit, termasuk mengukur kadar sensitivitasnya sebelum mengenakan produk perawatan.

Wanita juga harus mempertimbangakan kesibukan sehari-hari. Para wanita yang sering terpapar polusi atau panas sinar matahari membutuhkan treatment yang berbeda agar tidak salah memilih jenis perawatan kulit.
Begtu juga saat memilih perawatan menggunakan bahan alami, belum tentu bebas risiko. Buah yang mengandung glycemic load seperti pisang dapat memicu tumbuhnya jerawat.
" Pilihlah buah dengan kandungan glycemic index, contohnya semangka," imbuh Adhi.
Mengonsumsi vitamin C dengan dosis tinggi akan menyebabkan pembentukan kristal pada ginjal. Oleh karena itu, kamu harus menakar dosis secara tepat untuk mendapatkan hasil yang sempurna.
(Laporan: Annisa Mutiara Asharini)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?



Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global