Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: Shutterstock)
Dream - Wanita tak bisa dipisahkan dari kehadiran lipstik. Hampir setiap wanita memiliki lipstik favoritnya, baik yang berwarna gelap hingga sentuhan nude lembut.
Wajar saja jika kaum hawa begitu menyukai item makeup satu ini karena membuat penampilan lebih berseri. Jangan heran jika banyak wanita akan mengenakan lipstik setiap hari.
Tapi, tanpa disadari ada bahaya yang tersembunyi di balik bahan-bahan yang terkandung di dalam lipstik, seperti dilaporkan Boldsky. Akan lebih baik jika kamu mengurangi pemakaian lipstik,

Kenakan lipstik di acara tertentu atau sehari sekali. Pastikan lipstik yang ingin kamu beli berkualitas bagus dan jangan tergoda dengan harga murah.
Menjilati bibir tanpa sadar akan membuat zat kimia dalam lipstik masuk ke dalam tubuh. Oleh karena itu, perhatikan betul bahan baku yang terkandung dalam lipstik demi kesehatan tubuh.
Lipstik berkualitas rendah kerap mengandung logam berat seperti kromium, kadmium dan magnesium. Zat-zat itu akan meningkatkan risiko penyakit yang membahayakan.

Kadmium tingkat tinggi bisa menyebabkan gagal ginjal. Sedangkan pemakaian lipstik berkali-kali di siang hari dapat menjadi pemicu tumor perut.
Fakta lain menunjukkan sebagian besar lipstik mengandung timbal dengan kadar tinggi. Timbal adalah neurotoksin yang bisa mempengaruhi saraf.
Timbal juga bisa menyebakan kerusakan otak yang menjadi salah satu alasan ketidakseimbangan hormon dan ketidaksuburan. Bahkan meski dikonsumsi dalam jumlah kecil akan berakibat pada menurunnya keseimbangan tubuh secara drastis.

Kandungan petrokimia di dalam lipstik dapat menyebabkan gangguan endokrin yang mempengaruhi pertumbuhan tubuh, reproduksi, dan kecerdasan. Sedangkan formaldehida, bahan pengawet yang dikenal sebagai karsinogen, dapat menyumbat pori-pori.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

