Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Dream.co.id/Gladys Velonia.
Dream - Risiko gigi berlubang yang menguntit kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia begitu besar. Indeks gigi berlubang masyarakat Indonesia berdasarkan penelitian tahun 2013 mencapai 4,6 dari 100 orang, artinya dari 100 orang masyarakat Indonesia, ada 460 gigi yang berlubang.
" Itu angka yang cukup besar ya, hampir 5 gigi untuk tiap masyarakat Indonesia beresiko tinggi terkena gigi berlubang," ujar Ratu Mirah Afifah, seorang dokter gigi dan Division Head for Health & Wellbeing and Professional Institutions Yayasan Unilever Indonesia, di Menteng, Jakarta pusat, Selasa, 5 September 2017.
Mengingat pentingnya kesehatan gigi dan mulut, Persatuan Dokter Gigi Indonesia dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia bekerja sama dengan Unilever akan menggelar Bulan Kesehatan Gigi Nasional yang pada tahun ini diselenggarakan mulai 12 September hingga November 2017.
" Setiap tahun, banyak FKG (Fakultas Kedokteran Gigi) di Indonesia yang ingin turut bergabung dalam BKGN. Sehingga pada tahun ini kita gelar lebih panjang dengan 57 titik di seluruh Indonesia," imbuh Mirah.
Dalam kegiatan BKGN ini, masyarakat Indonesia bisa mendapatkan penambalan gigi, pencabutan gigi, pembersihan karang gigi, dan pengaplikasian flouride secara gratis.
" Kick off rahun ini di Semarang tanggal 12 September," lanjut Mirah.
BKGN 2017 ini dicanangkan untuk mampu menunjang kampanye penerintah yang ingin Indonesia Bebas Karies Gigi pada 2030.
" Target kita di BKGN ini 60-70 ribu orang yang datang memeriksakan giginya dan mendapat perawatan. Kedepannya semoga masyarakat Indonesia bisa termotivasi, mau dateng ke dokter gigi, mengubah pola sikat gigi sehingga mewujudkan masyarakat merdeka gigi berlubang, yang jadi cita-cita pemerintah juga," tuturnya.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya