Begini Cara Aman Berkendara Motor di Jalan Berkabut

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 24 Oktober 2019 08:12
Begini Cara Aman Berkendara Motor di Jalan Berkabut
Jalan yang berkabut bisa memperpendek jarak pandangmu.

Dream – Berkendara di musim hujan memang berisiko tinggi. Curah hujan yang tinggi membuat pengendara harus semakin waspada. Apalagi saat harus melewati area pengunungan saat turun kabut.

Pengemudi mobil biasanya akan menyalakan lampu kabut (fog lamp) yang berkedip untuk memberi sinyal pada kendaraan di belakang atau depannya. Tapi bagaimana dengan pengemudi sepeda motor?

Dikutip dari Wahana Honda, Kamis 24 Oktober 2019, Sahabat Dream perlu berhati-hati ketika berkendara di jalan yang berkabut. Pada cuaca berkabut, jarak pandang menjadi sangat terbatas. Malah, jarak pandang bisa kurang dari 100 meter. Karena jarak pandang terbatas, alangkah lebih baik kamu tidak berkendara dengan kencang.

Jika jarak pandang terbatas, kamu disarankan mengemudi motor hanya dengan kecepatan maksimal 40 km per jam. Dengan kecepatan ini, kamu takkan kesulitan mengerem.

Pemotor juga bisa menjaga kecepatan di jalan pegunungan yang banyak kelokan, tanjakan, dan turunan.

Selanjutnya, kamu juga perlu mengenal medan yang akan dilalui, mulai dari kondisi jalan sampai rute. Terutama saat perjalanan jauh, kita sering tak memperhatikan kondisi jalan seperti apa yang dilalui. 

Kita menjadi kebingungan untuk memilih jalan yang tepat. Jika bisa memilih jalan yang tepat, itu menjadi sebuah keuntungan.

Yang terakhir, pastikan juga performa sepeda motor. Usahakan kondisinya prima. Misalnya, bannya masih bagus sehingga bisa membantumu melewati jalan kabut yang licin.

Meski tak memiliki fitur fog lamp, kamu disarankan untuk menyalakan lampu motor. Pastikan lampu itu menyala dengan terang. Lampu yang menyala terang bisa membantumu memberikan penanda keberadaanmu kepada pengemudi lain.

1 dari 6 halaman

3 Penyebab Motor Oleng, Ketahui Jika Tak Mau Celaka

Dream – Sepeda motor memiliki risiko mengalami kecelakaan lebih tinggi daripada kendaraan lain. Pemotor wajib mengusai kendaraan roda dua ini agar bisa melaju dengan aman.

Salah satunya teknik berkendara yang sering luput oleh pemotor adalah menjaga keseimbangan sepeda motor.

Dikutip dari Wahana Honda, Selasa 22 Oktober 2019, kehilangan keseimbangan saat mengendarai sepeda motor sangat berbahaya. Tak hanya diri sendiri, momentum ini juga akan membahayakan pengendara lain.

Kehilangan keseimbangan ini terjadi karena pengendara gagal menyeimbangkan sepeda motor. Ada tiga penyebab kehilangan keseimbangan mengendalikan sepeda motor. Pertama, memacu kecepatan yang sangat tinggi. Saat itu, pengemudi akan lebih susah menjaga keseimbangan. Terganggu sedikit saja, itu akan berakibat fatal.

 

© Dream

 

Kedua, tidak tahu kondisi jalan. Salah satu faktor penyebab kehilangan kendali yaitu pengemudi tak paham dengan medan jalan yang dilalui. Dia tidak mengetahui apakah jalannya rusak, bergelombang, atau bagaimana.

Ketiga, hilang konsentrasi. Dengan tidak atau kehilangan konsentrasi, pengendara akan susah mengendalikan sepeda motor. Faktor-faktor seperti mengantuk, lelah, atau gangguan konsentrasi lainnya akan menyebabkan pengemudi kehilangan kendali sepeda motor.

2 dari 6 halaman

Cegah Kehilangan Keseimbangan Bersepeda Motor

Berikut ini adalah cara untuk mencegah ketidakseimbangan saat mengendarai sepeda motor.

1. Menjaga Kecepatan di Batas Aman

Saat mengemudi dalam kecepatan tinggi, pengendara akan sulit menjaga keseimbangan. Risiko kehilangan kendali juga akan sangat besar.

Rambu batas kecepatan dibuat bukan tanpa alasan, terutama di beberapa tempat seperti di jalan yang banyak kelokan dan yang bergelombang. Di jalan-jalan ini, biasanya terdapat imbauan untuk menjaga kecepatan kendaraan dengan cukup rendah dan sangat berisiko jika memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Perlu diingat jika berjalan di jalanan yang belum pernah dilewati, lebih baik jangan memacuk kendaraaan dengan terlalu kencang. Lebih baik menjaga kecepatannya di batas yang aman.

 

© Dream

 

2. Jangan Memaksa Berkendara dengan Kondisi Badan yang Lelah

Kelelahan adalah sebuah musuh utama bagi para pengendara sepeda motor. Saat badan lelah, pengendara tidak bisa berkonsentrasi dengan baik. Jika konsentrasi tak ada, risiko kehilangan sepeda motor akan meningkat.

3 dari 6 halaman

Jangan Lupa Cek Kendaraan

3. Periksa Kondisi Kendaraan

Selain badan, keadaan sepeda motor juga harus rutin dicek secara berkala. “ Kesehatan” sepeda motor bisa menyelamatkanmu dari potensi kecelakaan. Kondisi sepeda motor yang prima akan membuat kendaraan lebih mudah dikendalikan.

4. Ketahui Kondisi Jalan yang Akan Dilalui

Khusus untuk perjalanan yang jauh di mana kita harus membutuhkan waktu berjam – jam berkendara dengan menggunakan sepeda motor. Ada baiknya jika kamu mengetahui kondisi jalan yang akan kita lalui.

Dengan mengetahui kondisi jalan yang akan dilalui, pengendara cenderung lebih waspada dan tidak gegabah. Mereka tidak asal gas dan tidak asal memacu kendaraan dengan asal kencang. Jadi, pastikan untuk riset dahulu seperti apa kondisi jalan yang akan dilalui.

4 dari 6 halaman

Bahaya Mengerikan Naik Motor Pakai Sandal, Masih Mau Nekat?

Dream – Beberapa pemilik motor pasti merasa mengendarai roda dua akan terasa lebih menyenangkan jika menggunakan sandal dibandingkan sepatu. Alasan yang dipakai biasanya karena faktor kepraktisan.

Apalagi saat musim hujan, banyak pemotor yang rela melepas sepatunya karena tidak mau basah. Sepertinya lebih rela kakinya terluka ketimbang sepatunya basah.

Padahal mereka yang memakai sandal tahu jika mengendari sepeda motor dianjurkan menggunakan alas kaki berupa sepatu. 

 

Naik Motor Seperti Ini Dijamin Bisa Makin Irit Bensin© MEN

 

Sebetulnya apa alasan sepatu dianjurkan dipakai saat berkendara motor?

Mengutip laman Federal Oil, Sabtu, 12 Oktober 2019, mengendarai motor menggunakan sandal memang lebih praktis dibandingkan sepatu. Tetapi, risiko bahaya yang lebih besar mengintai mereka.

 

5 dari 6 halaman

Risiko Kecilnya

Salah satu yang sering dialami para pengendara motor adalah kaki menyentuh blok mesin yang panas.

Kejadian ini terutama banyak dialami para pengendara motor sport. Alhasil kulit mereka akan meninggalkan luka bakar.

Risiko berikutnya adalah kaki akan mudah tergores jika tiba-tiba di jalan ada ranting atau kena pentalan batu. Tanpa pelindung yang memadai, bagian kaki kita memang akan mudah terkena berbagai macam benda berbahaya di jalanan. 

6 dari 6 halaman

Kalau Senggolan, Lebih Parah Lagi

Parahnya lagi kaki yang tidak terlindungi bisa terluka parah akibat bersenggolan dengan objek lain seperti motor yang ada di sebelah kanan atau kiri kita.

Namun, bagian kaki tersebut tetap tidak terlindungi ketika pengendaranya terpisah dengan motor, misalnya saat terjatuh.

Sangat disarankan para bikers menggunakan sepatu yang menutupi mata kaki supaya lebih aman. Gunakan sepatu yang nyaman di kaki kamu.

(Sah, Sumber: Federaloil)

Beri Komentar