Begini Cara Seru Ajak Anak Belajar Virtual

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Senin, 27 September 2021 13:36
Begini Cara Seru Ajak Anak Belajar Virtual
Platform edukasi seru dan interaktif berguna bagi para orangtua untuk mendampingi anaknya.

Dream - Pandemi Covid-19 yang menerpa Indonesia berdampak pada sistem pendidikan. Hingga hari ini, masih banyak sekolah yang belum memungkinkan untuk mengadakan pembelajaran tatap muka (PTM).

Sistem pendidikan yang berubah dari konvensial menjadi modern (menggunakan gawai/laptop), membuat peranan orangtua dalam kegiatan belajar-mengajar (KBM) semakin penting.

Didasari hal tersebut, platform edukasi seru dan interaktif seperti ZeniusLand hadir guna membantu para orangtua untuk mendampingi proses belajar-mengajar serta tubuh kembang buah hatinya. 

" Tidak hanya bermanfaat bagi siswa dan siswi di sekolah dasar, ZeniusLand juga memudahkan orang tua untuk bisa mengawasi perkembangan anak-anak mereka melalui platform yang sama. Dengan ZeniusLand, orang tua juga bisa mengajak anak untuk belajar dan mengerjakan tugas, tanpa membuat anak merasa terbebani atau stres,” jelas Sabda P.S, Chief Education Officer Zenius dalam siaran pers tertulis, akhir pekan lalu.

1 dari 5 halaman

Tips Belajar Seru untuk Anak

Lebih lanjut Sabda menabahkan, di masa pandemi anak cenderung kekurangan motivasi belajar. Sehingga, diperlukan cara-cara unik dan tidak membosankan untuk membantu anak meningkatkan kecerdasan kognitif maupun emosional.

Sabda pun membocorkan beberapa tips dalam membantu anak belajar seperti, si kecil bisa berpura-pura menyelesaikan misi kemudian memperolah hadiah. Tak hanya itu, anak juga bisa diajak untuk bermain roleplay dengan menggunakan kostum karakter berbagai tema yang sesuai dengan pembelajaran.

" Pada dasarnya, anak-anak tidak bisa dipaksa untuk belajar, karena hanya akan membuat mereka hafal sejenak, kemudian lupa. Itulah mengapa kami memasukkan elemen fun atau keseruan dalam kegiatan belajar di ZeniusLand, supaya kita bisa memupuk kecintaan belajar dan rasa ingin tahu dalam diri mereka sedari dini.," tambah Sabda.

 

2 dari 5 halaman

Penyebab Kebosanan Belajar Anak

Menurut studi yang dilakukan organisasi Save The Children, setelah dilakukan sekolah daring selama kurang lebih 9 bulan, 40% orang tua mengaku motivasi belajar si kecil semakin berkurang.

Penyebab utama dari menurunnya motivasi tersebut adalah 70% karena rasa bosan, terlalu banyak tugas, metode belajar yang kurang menyenangkan, dan tidak adanya interaksi.

ZeniusLand menjadi satu-satunya aplikasi yang dirancang sebagai arena belajar sambil bermain yang aman dan tepat untuk anak-anak. Platform ini bisa diakses di Android dan segera tersedia di iOS dengan baiya langganan sebesar Rp800 ribu per tahun.

 

 

3 dari 5 halaman

Tips Memahami Cara Belajar Terbaik Buat Anak Saat Sekolah dari Rumah

Dream - Dampak pandemi Covid-19 membuat seluruh aktivitas belajar-mengajar di sekolah terpaksa dihentikan. Situsasi saat ini memaksa anak-anak belajar dari rumah dengan sistem daring. Tentu hal ini membutuh penyesuaian serta peran penting orang tua bagi anak.

Memperlakukan anak yang bersekolah dari rumah tentu berbeda ketika mereka harus belajar di sekolah. Sistem belajaar dari rumah membuat anak-anak mudah terganggu konsentrasinya. 

Dr. Vivid Fitri Argarini, praktisi pendidikan dan komunikasi mengatakan, Covid-19 telah menjadi pengingat kepada orang tua tentang peran utamanya sebagai orang pertama yang mendidik anak.

Dr. Vivid mengaku menemukan banyak keluhan dari cara mendidik anak saat menjalani masa sekolah dari rumah. Berikut kiat-kiat yang dibagikannya untuk memahami anak saat belajar di rumah.

4 dari 5 halaman

1. Orang tua harus pahami gaya belajar anak

Menurut Dr. Vivid, gaya belajar anak terbagi menjadi empat dan hal ini yang patut diperhatikan orang tua.

" Ada gaya belajar anak yang sambil tiduran, sambil dengerin musik, sambil bermain atau bahkan ada yang sambil ngemil. Disini orang tua harus bisa memahami kebutuhan anak, misal ada yang suka ngemil, kita harus siapkan cemilan. Buat suasana belajar di rumah lebih nyaman," tutur Dr. Vivid dalam Webinar HiLo School Fun & Play, Kamis 27 Agustus 2020.

2. Engaging Communication

Dimasa pandemi seperti saat ini, orang tua harus mulai belajar membangun komunikasi yang menarik dengan anak. Dr. Vivid juga menyampaikan, ada dua cara untuk membangun komunikasi yang baik dengan anak.

" Memperhatikan komunikasi dengan anak dapat dimulai dengan mendampingi mereka saat proses PJJ berlangsung. Orang tua harus peka terhadap beban anak dan memahami emosi anak ketika belajar di rumah. Disini orang tua harus looking after," jelas Dr. Vivid.

 

5 dari 5 halaman

Selain dua cara tersebut, Dr. Vivid juga menyampaikan pentingnya berkomunikasi dengan proper manner yang mengupayakan sikap asertif.

" Sikap asertif yang dimaksud bagaimana orang tua dan anak harus sama-sama menemukan kenyaman dan suasana kondusif saat proses belajar di rumah. Orang tua harus menggunakan komunikasi 5W + 1H," jelasnya.

" Orang tua tidak boleh demanding, memaksakan anak agar tugas cepat selesai. Ada kalanya anak sudah bosan karena rindu suasana sekolah, orang tua harus mengerti keadaan ini. Buat suasana belajar yang tenang di rumah dan menghargai perasaan anak."

Dengan cara dan trik tersebut, orang tua dapat membantu proses belajar anak di rumah tanpa harus merasakan stres ataupun tekanan.

Beri Komentar