Sejarah Busana Turtleneck, Model Baju Tak Lekang Zaman

Reporter : Dwi Ratih
Jumat, 11 September 2020 19:33
Sejarah Busana Turtleneck, Model Baju Tak Lekang Zaman
Mereka adalah Najwa Shihab, Cinta Laura, Mira Lesmana, dan Adinia Wirasti.

Dream - Model busana turtleneck menyimpan reputasi historis panjang karena kaitannya yang erat dengan berbagai figur perempuan. Model busana ini juga memiliki influence mendunia dan tidak termakan zaman.

Item ini tenar ketika jadi seragam bertanding para atlet olahraga polo di tahun 1860. Begitu juga menjadi favorit para working class di abad ke-19 pada budaya western.

Di antara momen debut dari turtleneck tadi, terselip sebuah movement yang berfokus pada perempuan lewat karakter fiksi Gibson Girl dalam bentuk ilustrasi wajah perempuan mengenakan high-neckline.

Sekadar informasi, Gibson Girl adalah ikon perempuan ideal yang atraktif, aktif, dan independen.

1 dari 4 halaman

Fungsi Selalu Berubah Setiap Masa

Ilustrasi© Shutterstock

Tibalah saatnya eksistensi turtleneck menjadi kian menarik, dimana pergeseran dinamis dari yang sebelumnya adalah working uniform para lelaki, ke pakaian para sensual bombshell yaitu Jayne Mansfield dan Marylin Monroe.

Sejak saat itu, di bawah pesona wanita yang paling terkenal, turtleneck yang memikat telah menghiasi produksi mode Hollywood yang tinggi, perubahan penting dalam hidup Ibu Negara yang berduka, dan malam glamor dari dealer seni New York dengan ikon British Rock & Roll yang sangat jatuh cinta.

2 dari 4 halaman

Tonggak sejarah kekuatan, gaya dan kesopanan

Audrey Hepburn pemeran film Funny Face tahun 1957 senang mengenakan turtleneck, bahkan dijadikan figur poster dalam film nya.

Film yang bernuansa energetic yang menghubungkan kota New York dan Paris, mengangkat figur perempuan yang memiliki misi akademis, di balik keputusannya untuk menerima tawaran berkarir modelling yang membawanya ke kota berjulukan City of Light.

Jacqueline Lee Bouvier Kennedy, di saat suaminya John F. Kennedy meninggal ditengah kampanye politiknya, menurutnya momen itu meninggalkan trauma dan ia mencoba mninggalkan bayang-bayang kehidupan sebagai First Lady di Gedung Putih.

Wajah radiant dan senyum hangat Jackie, seolah kembali hadir seperti ketika ia bersepeda mengelilingi Central Park dan mengenakan turtleneck.

3 dari 4 halaman

Simbol keserbagunaan dan kebanggan keahlian

Ilustrasi© Shutterstock

Turtleneck yang timeless, membuka jalan bagi evolusi gaya yang tanpa batas terjadi.

Seperti berekspedisi menggunakan mesin waktu, serupa dengan mendiang Steve Jobs yang dikenal dengan gayanya yang modest bersama turtleneck, para aktivis perempuan di era 70-an, juga mengenakan turtleneck saat sedang bertugas.

Pada salah satu orasi di awal tahun ini, politikus berusia 30 tahun Alexandria Ocasio-Cortez mengenakan turtleneck saat menyampaikan hal yang menjadi perhatiannya yaitu corona di distrik The Bronx dan Queens.

Begitu juga profesional lainnya seperti the queen of minimalism Jil Sander dan Phoebe Philo yang berhasil merombak tampilan entrepreneur muda perempuan.

Jil dan Phoebe menjadikan turtleneck sebagai workwear item hingga di acara resmi seperti press conference dan saat menutup fashion show.

Kemampuan turtleneck dalam menghadirkan kesan sopan dari sang pemakai, membuat berbagai nama besar dengan keahlian dan kesuksesan yang belum tergesarkan tersebut, seolah mensinyalkan prestasinya lewat konteks kesederhaan yang merupakan spirit dari turtleneck itu sendiri.

Truly terrific!

4 dari 4 halaman

Di Mata Perempuan

Uniqlo Indonesia© Uniqlo Indonesia

Perempuan memiliki andil besar dalam evolusi turtleneck hingga hari ini. UNIQLO merayakan moment of truth milik turtleneck melalui kampanye #WomanInProgress yang berkolaborasi dengan Narasi bersama empat perempuan Inspiratif yaitu Najwa Shihab, Cinta Laura, Mira Lesmana, dan Adinia Wirasti, yang mengenakan UNIQLO HEATTECH Fleece Turtleneck.

Opsi basic milik UNIQLO yang dijadikan must-have item terbaru karena pesona classic, sleek, dan versatile, yang menyuntikkan rasa percaya diri.

Untuk merayakan kepiawaian turtleneck sebagai simbol dari perempuan kuat, percaya diri, passionate, berani, dan nyaman dengan dirinya sendiri.

Turtleneck juga dijadikan simbol untuk menyuarakan progress setiap insan tersebut yang memiliki pengaruh luas lewat bakat dan pencapaian, juga dipastikan menjadi tren sepanjang tahun 2020.

Tahun dari pembuktian kapasitas seluruh lapisan society, to strive and be happy.

Laporan: Savina Mariska

Beri Komentar