Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Ilustrasi Hijaber/Shutterstock
Dream - Pandemi virus corona baru, Covid-19, membuat kita tidak bisa melakukan banyak hal di luar rumah. Semua orang dianjurkan tetap di dalam rumah untuk menekan penularan virus tersebut.
Di antara kamu mungkin merasa bosan karena terus berada di dalam rumah. Enggak heran kadang mood menjadi turun. Bukan begitu, Sahabat Dream?
Tapi jangan khawatir, kamu bisa kok meningkatkan mood selama karantina di rumah. Berikut tipsnya:

Jika kalian memiliki hewan peliharaan di rumah bermain dengan mereka bisa membuat mood kalian naik secara instan.
2. Bernafas dalam
Jika kamu bekerja dari rumah, lakukan gerakan stretches dan olahraga ringan sambil menarik nafas yang dalam untuk membuat badan jadi lebih enak.

Karena di rumah aja bukan berarti kamu tidak bergerak atau sekadar tidak ngubah posisi kegiatan seharian. Pastikan kalian bergerak setiap jamnya, walaupun cuman jalan-jalan kecil di rumah.
Lakukan hal ini karena tubuh membutuhkan agar terasa lebih segar.
4. Telfon seseorang
Kadang kehidupan kita yang sibuk membuat kita lupa untuk berkomunikasi dengan teman atau keluarga. Ketika kamu berada di rumah inilah waktu yang tepat untuk menghubungi mereka dan mengetahui kabarnya.

Laporan: Shania Suha Marwan
Sumber: Miss Kyra
Dream - Tren kerja pada generasi kekinian ternyata mengalami pergeseran. Bukan upah tinggi, banyak dari para pencari kerja memilih gaji rendah namun bisa kerja dari rumah.
Pakar marketing, Yuswohady, menilai kecenderungan ini merupakan salah satu gejala disrupsi ekonomi yang melanda kaum muda. Ada banyak sekali kebiasaan yang " dibunuh" oleh generasi Y terutama jam kerja 9-5.
" Lebih baik gaji turun, tapi bisa bekerja di rumah," kata Yuswohady dalam Media Training and Gathering tentang Perbankan Syariah di Bogor, Jawa Barat, ditulis Sabtu 23 November 2019.
Menurut Yuswohady, generasi kekinian ogah berlama-lama kerja di kantor. Mereka lebih suka bekerja di rumah atau di co-working space sehingga membuat bisnis sewa ruang kerja itu menjamur.
Alasan lain yang membuat kaum muda malas bekerja di kantor yaitu tersitanya waktu untuk berinteraksi dengan keluarga. Alhasil, kesempatan untuk bercengkama dengan orangtua dan saudara jadi berkurang.
Selain itu, generasi kekinian juga mencari kesenangan, terutama dalam bekerja. Sehingga, selain co-working space, banyak kafe ramai dengan anak muda yang sedang bekerja.
" Ini 'pembunuh' model 9-5," kata Yuswohady.
Generasi ini juga lebih suka bekerja di kantor startup seperti Traveloka atau Gojek. " Generasi milenial lebih suka bekerja dengan pimpinan yang bedanya 1-2 tahun," kata dia.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?