BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
(Foto: Shutterstock)
Dream - Program diet merupakan salah satu cara untuk menurunkan berat badan. Banyak program diet yang sudah berkembang selama ini menyarankan untuk membatasi kandungan kalori pada tubuh.
Biasanya, konsumsi kalori dari makanan yang dibatasi itu memiliki kandungan gula yang terlalu tinggi. Para penggiat diet juga cenderung menghindari makanan berupa daging dan berkarbohidrat tinggi.
Tetapi pada program diet ketogenik, konsumsi daging justru sangat disarankan. Dengan program diet ini, asupan gula dan karbo yang memicu glukosa dalam darah diminimalkan dengan konsumsi daging berprotein dan lemak.
Gaya hidup ketogenik semaksimal mungkin menggunakan makanan dengan rasio lemak tinggi, protein menengah, dan minim karbohidrat.

Dengan menu tersebut, kamu diharapkan merasakan kenyang lebih lama. Nutrisi yang masuk juga harus bisa mencukupi kebutuhan harian.
Sehingga, harapannya, dengan pola konsumsi semacam itu kalori harian yang didapat antara 70 hingga 75 persen dari lemak, 20 persen dari protein, dan 5 persen dari karbohidrat.
Pola semacam itu, diharapkan tubuh kita dapat menggunakan lemak sebagai bahan bakar utama. Konsumsi makanan tinggi lemak dan menghindari karbohidrat akan menempatkan tubuhmu dalam metabolisme keton yang disebut ketosis.
Berbagai manfaat diet ini sudah diteliti The American Journal of Clinical Nutrition. Hasilnya, diet ketogenik dapat mengurangi rasa lapar dan menurunkan asupan makanan serta menurunkan berat badan. Selain itu, metode ini juga dapat membantu mengontrol gula darah.
Meski demikian, program diet ketogenik harus dilakukan secara hati-hati. Sebab produksi keton yang berlebihan dapat membuat tubuh menjadi asam atau disebut ketoasidosis.
Kondisi ini ditandai dengan haus dan mulut kering. Untuk menstabilkan kondisi tubuh itu kamu dapat mengonsumsi air putih atau mencoba Larutan Penyegar Cap Badak.

Bahan-bahan alami yang terkandung dalam Larutan Penyegar Cap Badak misalnya Gypsum Fibrosum dan Galcareus Spar mengandung berbagai manfaat. Misalnya, melancarkan sembelit, mencegah sariawan, hingga menyegarkan tubuh.
Produk andalan Sinde ini terjamin halal, aman, dan khasiatnya sudah dibuktikan dari generasi ke generasi untuk mengatasi sariawan hingga sembelit, serta mampu menyegarkan tubuh.
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
