Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Presiden Joko Widodo (Foto: YouTube Sekretariat Kepresidenan)
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) merealisasikan ambisinya memajukan dunia digital di Tanah Air. Demi mewujudkan targetnya itu, Jokowi menganggarkan dana Rp 30,5 triliun untuk mempercepat proses transformasi digital.
Dana puluhan triliun tersebut diusulkan presiden dalam Rancangan Undang-undang APBN Tahun 2021 yang disampaikan dalam Sidang Paripurna DPR RI, Jumat, 14 Agustus 2020.
" Pembangunan Teknologi Komunikasi dan Informasi (ICT) di tahun 2021 dengan anggaran Rp 30,5 triliun difokuskan untuk mengakselerasi transformasi digital untuk penyelenggaraan pemerintahan," kata Jokowi dalam acara Penyampaian Keterangan Pemerintah atas RUU APBN 2021 beserta Nota Keuangan di Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat 14 Agustus 2020.
Jokowi mengharapkan anggaran tersebut juga akan digunakan untuk mewujudkan pelayanan publik yang efisien dan cepat, seperti di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemerintahan. Lalu, mengkonsolidasi dan mengoptimasi infrastruktur dan layanan bersama.
" Serta mewujudkan inklusi masyarakat di wilayah prioritas pembangunan, dan mendorong kesetaraan dengan tambahan akses internet pada sekitar 4.000 desa dan kelurahan di daerah 3T," sambung Jokowi.
Dalam nota keuangan, Jokowi menyatakan, fokus transformasi digital di tahun mendatang juga tercermin dari anggaran pembangunan infrastruktur 2021 yang sekitar Rp 414 triliun.
Dia memaparkan, dana tersebut bakal dipakai untuk pemulihan ekonomi, penyediaan layanan dasar, serta peningkatan konektivitas.
" Pandemi Covid-19 menunjukkan bahwaketersediaan dan berfungsinya infrastruktur digital menjadi sangat penting dan strategis," ucap Jokowi.
Dengan demikian, ia melanjutkan, belanja infrastruktur bakal diarahkan untuk penguatan infrastruktur digital serta mendorong efisiensi logistik dan konektivitas.
" Belanja anggaran juga dilakukan untuk infrastruktur padat karya yang mendukung kawasan industri dan pariwisata. Serta pembangunan sarana kesehatan masyarakat dan penyediaan kebutuhan dasar, seperti air, sanitasi, dan permukiman," ujar Jokowi.(Sah)
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya