Es Teh Manis Bisa Merusak Ginjal? Dokter Beri Penjelasan

Reporter : Mutia Nugraheni
Senin, 26 September 2022 18:48
Es Teh Manis Bisa Merusak Ginjal? Dokter Beri Penjelasan
Wajib tahu bagi kamu para pecinta es teh manis.

Dream - Es teh merupakan minuman favorit orang Indonesia. Bukan hanya saat cuaca panas tapi juga ketika selesai makan untuk melegakan tenggorokan. Rasa teh yang khas berpadu dengan manisnya gula dan dinginnya es, memang sangat sulit untuk ditolak.

Minuman ini pun banyak dijual dalam kemasan yang lebih praktis. Seperti kemasan kotak, botol hingga gelas. Minum es teh manis dingin jadi kebiasaan yang sulit untuk dilepaskan. Banyak yang menganggap kalau kebiasaan minum es teh manis ini bisa berbahaya bagi kesehatan terutama ginjal.

Benarkah ginjal bisa rusak karena konsumsi es teh manis dingin? Dokter RA Adaninggar, Spesialis Penyakit Dalam memberikan penjelasan.

" Es teh manis merusak ginjal? Bisa sih. Teh sendiri mengandung oksalat di mana oksalat ini kalau berlebihan bisa menyebabkan pembentukan batu di saluran kemih dan termasuk di ginjal jadi pada orang-orang yang berbakat mengalami batu ginjal, memang kalau dia mengkonsumsi teh yang mengandung oksalat tinggi dan jumlahnya berlebihan dia bisa mengalami batu ginjal, dan dalam jangka panjang bisa merusak ginjalnya," ujar dr. Ning sapaan akrabnya, dalam akun Instagramnya @drningz.

 

 

1 dari 5 halaman

Dokter Ning juga mengungkap kalau beberapa teh yang berisi komponen-komponen herbal itu bisa berbahaya jika dikonsumsi oleh orang yang sudah punya gangguan ginjal sebelumnya atau berisiko mengalami gangguan ginjal. Seperti, orang-orang yang memiliki komorbid, diabetes, hipertensi, yang kemungkinan besar ginjalnya sudah ada gangguan.

" Itu juga bisa berbahaya karena juga bisa mempercepat kerusakan ginjal pada orang-orang berisiko ini," kata dr. Ning.

Menurutnya, selama dikonsumsi oleh orang-orang yang ginjalnya sehat dan tidak berlebihan, sebetulnya es teh manis tidak berbahaya bagi ginjal. Ingat-ingat ya, Sahabat Dream.

2 dari 5 halaman

3 Sayuran yang Baik untuk Kesehatan Ginjal

Dream - Ginjal adalah organ penting tubuh yang berfungsi untuk membuang limbah dari darah dan mengatur kadar cairan dalam tubuh. Agar ginjal berjalan lancar, Sahabat Dream harus memakan sayuran yang baik untuk ginjal.

Menghindari lemak dan makanan olahan yang mengandung natrium dan lemak jenuh dalam jumlah berlebihan adalah langkah penting dalam merawat ginjal. Faktanya, ada sayuran tertentu yang bermanfaat untuk membersihkan, melindungi dan meningkatkan kinerja ginjal.

© Dream

Simak beberapa sayuran yang dapat mendukung ginjal untuk berfungsi dengan baik yang Dream rangkum dari Boldsky.com.

3 dari 5 halaman

Kubis

Shutterstock© Shutterstock

Kubis mengandung fitokimia, sayuran ini membantu memecah radikal bebas sebelum mereka dapat merusak tubuh. Kubis kaya akan vitamin K, vitamin C dan serat dan juga merupakan sumber vitamin B6 dan asam folat yang baik.

Juga, jumlah potasium yang rendah dalam kubis menjadikannya tambahan yang terjangkau untuk diet ramah ginjal.

 

4 dari 5 halaman

Paprika Merah

Paprika merah dikenal sebagai sayuran ramah ginjal yang sempurna karena kandungan kaliumnya yang rendah. Tingginya kadar kalium dalam darah dapat mempersulit ginjal untuk menghilangkannya sehingga menyebabkan penyakit ginjal kronis.

Paprika merah mengandung antioksidan kuat seperti vitamin C, A dan B6 dan nutrisi lain seperti asam folat dan serat yang penting untuk kesehatan ginjal.

Sahabat Dream bisa mendapatkan paprika merah dengan menambahkannya ke dalam salad atau memakannya mentah-mentah.

 

5 dari 5 halaman

Bawang Putih

Bawang putih dapat membantu meningkatkan kesehatan ginjal secara keseluruhan karena sifat diuretiknya yang luar biasa. Diuretik membantu menghilangkan kelebihan natrium dan air dari tubuh dengan memaksa ginjal membuang natrium melalui buang air kecil.

Bawang putih juga dapat melindungi ginjal dari efek berbahaya dari logam berat seperti timbal. Rempah-rempah ini juga memiliki kekuatan untuk mengurangi peradangan, melawan infeksi, membersihkan tubuh dan menurunkan kolesterol dan bertindak sebagai antibiotik alami.

(Sumber: Boldsky.com)

Beri Komentar