Ingin Tahu Kondisi Mental? Coba Kalkulator Kesehatan Mental

Reporter : Cynthia Amanda Male
Selasa, 11 Oktober 2022 19:48
Ingin Tahu Kondisi Mental? Coba Kalkulator Kesehatan Mental
Selain kalkulator kesehatan mental, terdapat fitur lainnya yang tak kalah bermanfaat.

Dream - Kesehatan mental menjadi perhatian banyak orang sejak awal pandemi Covid-19. Cukup banyak orang yang mengalami gangguan kesehatan mental karena berbagai perubahan selama pandemi. Mulai dari perubahan kebiasaan bekerja di rumah hingga kehilangan pekerjaan.

Tidak ketinggalan, ibu rumah tangga yang harus berperan sebagai guru bagi anak ketika bersekolah virtual pun mengalami masalah mental. Isu seputar kesehatan mental kini bukan lagi hal yang dianggap asing dan tabu.

Mulai banyak bermunculan fitur skrining awal kesehatan mental yang bisa diakses gratis secara online. Salah satunya adalah Laluibersama.com.

Situs buatan Departemen Farmakologi dan Departemen Ilmu Kedokteran Jiwa FK UNAIR itu memiliki salah satu fitur, Kalkulator Kesehatan Mental.

1 dari 6 halaman

Kalkulator Kesehatan Mental© Laluibersama.com

Foto: Laluibersama.com

Kamu hanya perlu mengisi 21 pertanyaan berbentuk kuesioner DASS (Depression, Anxiety, Stress Scale) untuk mengetahui tingkat depresi, kecemasan, serta stres. Nantinya, jawaban pertanyaan tersebut akan dijumlah untuk menjadi skor pribadi.

Orang yang mengalami depresi, gangguan kecemasan, maupun stres ringan atau berat akan disarankan berkonsultasi dengan profesional untuk bisa memulihkan kondisi mentalnya.

Laman artikel bisa diakses untuk mencari tahu lebih dalam seputar kesehatan mental. Kamu juga bisa berbagi seputar kesehatan mentalmu. Bila ingin menghubungi tenaga profesional, kamu bisa mengakses fitur 'kontak kami'.

2 dari 6 halaman

Berikut Tips Jaga Kesehatan Mental Anak saat Pandemi

Pandemi yang sedang berlangsung memang menjadi tantangan dalam banyak hal. Nggak terkecuali buat para orang tua yang mendampingi masa tumbuh kembang buah hati tercinta. Di rumah saja mungkin bisa jadi momen berkumpul bersama keluarga. Tapi, nggak bisa dipungkiri kalau si kecil mulai merindukan bertemu dengan teman-temannya atau liburan rutin yang biasanya dilakukan bersama keluarga.

Dalam rangka merayakan Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli 2021, Tokopedia melakukan kolaborasi dengan berbagai mitra strategis seperti yang disampaikan oleh External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya.

“ Menyambut Hari Anak Nasional, Tokopedia berkolaborasi dengan berbagai mitra strategis, termasuk UMKM lokal dan mitra strategis lainnya, untuk mempermudah keluarga memenuhi kebutuhan harian sekaligus menjaga kesehatan mental anak di tengah pandemi,” ungkap Ekhel.

Menggandeng para ahli, Tokopedia bersama Psikolog Anak Fathya Artha Utami dan Pemilik Utama Spice, Ria Templer, berbagi tips untuk membangun suasana rumah yang positif dan nyaman sehingga bisa menjaga kesehatan mental anak. Apa saja sih?

Berikut Tips Jaga Kesehatan Mental Anak saat Pandemi© Tokopedia

1. Pahami Ciri Anak yang Sedang Stres

Fathya mengungkapkan bahwa tekanan yang terjadi di rumah selama pandemi membuat banyak anak mengalami stres. “ Perubahan perilaku dan emosional serta adanya keluhan fisik pada anak adalah beberapa ciri stres yang bisa dialami anak-anak,” jelasnya.

2. Jaga Keseimbangan Keluarga dan Pekerjaan

Menurut Fathya, bekerja dari rumah adalah tantangan tersendiri buat para orang tua. " Pandemi mendorong lebih banyak orang tua bekerja dari rumah sehingga menjaga produktivitas sambil mengasuh anak bisa menjadi tantangan tersendiri," terangnya.

Ia juga berpendapat bahwa orang tua perlu saling berkompromi setiap hari atas peran dan tugas yang dijalani. Sebisa mungkin menentukan mana yang jadi prioritas dan kapan saatnya perlu fokus ke keluarga.

3. Ajak Anak Komunikasikan Emosinya di Masa Pandemi

Penting agar orang tua lebih peka dalam mendeteksi perilaku stres anak. Hal ini penting demi menjaga kesehatan mental keluarga.

" Caranya bisa dengan mengkomunikasikan emosi dengan anak secara jujur agar kita tahu kebutuhan mereka," terang Fathya.

Cara ini bisa membantu orang tua dan anak menyusun strategi untuk saling menenangkan emosi yang dirasakan. Orang tua juga harus paham bahwa semua emosi yang dirasakan itu benar dan diterima.

4. Dampingi Anak Mengelola Emosi

Selama pandemi, anak juga bisa mengalami rasa sedih, takut, tidak nyaman, dan frustasi seperti yang dialami oleh orang tua. Namun, mereka belum bisa mengelola dan mengekspresikan apa yang dirasakan.

" Untuk itu, orang tua perlu mendampingi anak dalam mengelola emosi dengan metode HADIR: Hadapi dengan tenang, Anggap semua perasaannya penting, Dengarkan tanpa distraksi, Ingat untuk bantu menamai emosi anak, dan Rembukan opsi, batasan, serta solusi masalah yang dihadapi," ungkap Fathya.

5. Relaksasi untuk Keluarga

Fathya juga menyarankan keluarga untuk melakukan relaksasi. " Meditasi atau memakai masker wajah bersama keluarga bisa menjadi kegiatan menyenangkan di akhir pekan," ujarnya.

Misalnya saja dengan penggunaan essential oil yang dibuat oleh Utama Spice, salah satu UMKM Bali yang ada di Tokopedia. Dalam proses produksinya, Utama Spice telah menggandeng puluhan petani lokal, lho. Essential oil ini sendiri dapat berkhasiat untuk memberikan ketenangan dan meredakan kecemasan.

Berikut Tips Jaga Kesehatan Mental Anak saat Pandemi© Tokopedia

“ Kandungan chamomile dan minyak kenanga bisa memberi rasa tenang. Sedangkan aroma mint yang dingin dan menyegarkan hingga minyak kayu putih (cajeput) dapat membantu sistem kekebalan tubuh dan penyembuhan,” terang Ria.

Produk ini memiliki aroma lavender, lemon dan jeruk juga aman untuk anak-anak.

“ Meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap produk perawatan diri, termasuk essential oil, mendorong peningkatan jumlah transaksi kami di Tokopedia menjadi lebih dari 2x lipat selama hampir 2 minggu PPKM Darurat berlangsung,” tambahnya.

Jadi tunggu apa lagi, Sahabat Dream? Yuk, saatnya terapkan tips di atas demi menjaga kesehatan mental buah hati tercinta!

3 dari 6 halaman

7 Manfaat Menari untuk Kesehatan Fisik dan Mental, Jadi Sarana Bersosialisasi

Dream – Adakah di antara sahabat Dream yang memiliki hobi menari? Menari tak sekadar menjadi hobi sekaligus bakat yang dimiliki oleh seseorang saja. Tetapi sebenarnya menari bisa dilakukan oleh siapa saja, meski tanpa menggunakan teknik menari yang benar.

Misalnya saja ketika sahabat Dream datang ke sebuah konser dan mendengarkan lagu yang dinyanyikan oleh sang penyanyi di panggung. Jika lagu tersebut kamu rasa mengasyikkan, biasanya secara otomatis tubuh akan ikut bergoyang dan lama-kelamaan saking serunya, kamu bisa sangat menikmati untuk terus menari dengan iringan lagu dan musik.

Aktivitas menari memang tidak bisa dianggap sederhana. Ada segudang manfaat menari yang bisa sahabat Dream dapatkan, baik itu untuk kesehatan fisik maupun mental. Jadi, jika ada kesempatan untuk menari, jangan ragu dan malu untuk melakukannya.

Nah, berikut adalah beberapa manfaat menari untuk kesehatan fisik dan mental sebagaimana dirangkum Dream melalui alodokter.com.

4 dari 6 halaman

Manfaat Menari untuk Kesehatan

Manfaat Menari untuk Kesehatan© Unsplash.com

Menjaga Kesehatan Jantung

Manfaat menari yang pertama adalah bisa menjaga kesehatan jantung. Saat sahabat Dream melakukan aktivitas menari, maka saat itulah denyut jantung akan mengalami peningkatan karena adanya gerakan. Selain itu, dari gerakan-gerakan menari tersebut juga bisa membantu melancarkan sirkulasi darah serta oksigen ke seluruh bagian tubuh.

Bahkan dalam sebuah penelitian menemukan bahwa seorang penderita gagal jantung yang rutin melakukan aktivitas menari Waltz akan mengalami peningkatan kualitas hidup daripada seorang penderita gagal jantung yang tidak berolahraga sama sekali. Jadi, bagi sahabat Dream yang ingin jantungnya selalu sehat, cobalah untuk rutin menari ya.

Meningkatkan Energi

Mudah merasa lelah menjadi masalah tersendiri bagi sebagian orang. Jika kondisi ini terjadi, maka bisa saja membuat aktivitas sahabat Dream akan terhambat. Apalagi untuk kamu yang memiliki segudang agenda, tentu penting memiliki energi dalam jumlah yang banyak.

Selain menjaga pola makan dan beristirahat dengan baik, sahabat Dream juga bisa mulai membiasakan untuk menari. Karena kegiatan ini mampu meningkatkan energi. Menari akan meningkatkan kerja jantung serta melancarkan darah dan oksigen. Jadi, proses pembentukan energi pun juga akan turut meningkat dan membuatmu tidak mudah lelah lagi.

5 dari 6 halaman

Manfaat Menari untuk Kesehatan© Unsplash.com

Menurunkan Berat Badan

Manfaat menari yang sayang jika dilewatkan adalah bisa membantu untuk menurunkan berat badan. Ya, menari ibarat seperti berolahraga yang membutuhkan energi untuk bisa terus bergerak. Jika sahabat Dream menari secara rutin, maka ini bisa membantu kamu yang sedang berusaha menurunkan berat badan.

Tapi tetap harus mengontrol makanan yang dikonsumsi sehari-hari ya. Agar kamu bisa mendapatkan manfaat ini secara maksimal dan tentunya mendapatkan bentuk tubuh sesuai dengan keinginan.

Mengatasi Stres

Setiap orang memiliki peluang untuk menderita stres. Penyebabnya pun bisa bermacam-macam. Jika kondisi ini terjadi, maka harus segera ditangani agar tidak semakin serius. Cara yang bisa sahabat Dream pilih untuk mengatasi stres adalah dengan menari. Dalam sebuah penelitian menemukan bahwa gerakan dalam menari mampu melepaskan seseorang dari beban pikiran yang mengganggu.

Kemudian sama halnya seperti saat sahabat Dream berolahraga, maka saat sedang menari pun zat-zat kimia akan dilepaskan dari otak. Sehingga hal ini mampu merekan seseorang dari gejala kecemasan serta depresi. Jadi, bagi sahabat Dream yang merasa sedang mengalami stres, cobalah untuk menari demi membuatmu merasa lebih ringan.

6 dari 6 halaman

Manfaat Menari untuk Kesehatan© Unsplash.com

Menjaga Fungsi Kognitif

Fungsi kognituf pada seseorang bisa saja mengalami penurunan dengan seiring berjalannya usia. Meski begitu, sahabat Dream tidak perlu khawatir karena fungsi kognitif ini bisa dijaga dengan cara menari.

Hal ini sudah pernah dilakukan penelitian bahwa menari bisa membantu untuk menjaga fungsi kognitif, yakni dengan meningkatkan volume hippocampus, yakni otak yang menjadi tempat penyimpanan memori.

Meningkatkan Keseimbangan dan Kekuatan Tubuh

Dengan melakukan aktivitas menari, hal ini bisa membantu untuk meningkatkan keseimbangan dan kekuatan tubuh. Hal ini karena saat sedang melakukan gerakan menari, maka tubuh didorong untuk melakukan berbagai gerakan tertentu. Nah, lama-kelamaan tubuh pun akan bisa beradaptasi dan menjadi seimbang. Bahkan postur tubuh pun akan menjadi baik.

Jika sahabat Dream melakukan aktivitas ini secara rutin, maka tidak menutup kemungkinan akan membuat otot terus terlatih dan tubuh pun akan semakin kuat.

Sarana Bersosialisasi

Manfaat menari berikutnya adalah menjadi sarana bersosialisasi. Menyadari bahwa sebagai makhluk sosial, manusia pastinya membutuhkan orang lain. Tak hanya saat membutuhkan pertolongan saja, tetapi juga membutuhkan orang lain untuk saling mengobrol, menumpahkan keluh kesah, saling memberi semangat, dan sebagainya.

Nah, menari menjadi salah satu aktivitas yang membuatmu bisa menjalin interaksi dan komunikasi. Saat menari secara beramai-ramai, maka kamu akan mendapatkan kenalan baru. Bahkan dari pertemuan itu bisa membuat sahabat Dream merasa bahagia hingga mampu meningkatkan kekebalan tubuh.

Beri Komentar