Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012
Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Koleksi Garuda Kencana Batik Dan Henri Winata Bespoke Menswear. (Source: Garuda Kencana Batik Dan Henri Winata Bespoke Menswear)
Dream - Resepsi pernikahan identik dengan pakaian adat yang dikenakan kedua mempelai. Adat yang dipilih tergantung pada latar belakang keluarga. Namun kini banyak pasangan pengantin muda yang memilih konsep resepsi modern yang tak mewajibkan mereka menggunakan pakaian adat dari daerah tertentu.
Meski tak mengusung adat tertentu, biasanya pasangan pengantin akan memilih pakaian tradisional seperti memakai batik atau kebaya modern.
" Dalam pernikahan, mempelai pria juga berhak mendapat sorotan yang sama terkait pakaian yang mereka kenakan. Untuk menghindari kesan monoton, pemilihan kain yang tepat bagi mempelai pria bisa menjadi solusi atau pembedanya supaya terlihat lebih menarik," ujar Yos Christian Addyputra, Founder Garuda Kencana Batik dalam perilisan koleksi tersebut, Minggu 27 Maret 2022.
Dalam kesempatan kali ini, Yos memperkenalkan koleksi kolaborasi dari Garuda Kencana Batik dan Henri Winata Bespoke Menswear. Keduanya merilis koleksi pakaian pernikahan untuk pria yang bernuansa oriental dan Jawa dengan balutan kain batik tulis.

Foto: Garuda Kencana Batik dan Henri Winata Bespoke Menswear
Melalui koleksi tersebut, mereka juga ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk menggunakan kain batik yang merupakan warisan wastra Nusantara di hari besar mereka, seperti lamaran maupun hari pernikahan.
" Kami ingin membuktikan bahwa batik tidak hanya bisa dibuat menjadi kemeja dengan kerah biasa tapi juga bisa dijadikan Changsan Jacket, Mandarin Collar, serta kemeja dengan kerah koko yang mana tidak hanya bisa dipakai untuk bekerja saja, tapi juga momen pernikahan," tutur Henri.

Foto: Garuda Kencana Batik dan Henri Winata Bespoke Menswear
Ketiga koleksinya yang terdiri dari Batik Changsan Jacket, Mandarin Collar, dan Kerah Koko memiliki aksennya masing-masing. Batik Changsan Jacket hadir dengan motif batik naga dan mega mendung serta pilihan warna porcelain yang dapat membuat penampilan mempelai pria lebih menarik.
Sementara Batik Mandarin Collar hadir dalam motif burung phoenix merah yang membuat penampilan mempelai pria lebih sederhana dan elegan.
Terakhir, Batik Kerah Koko hadir dengan potongan kerah koko dan motif batik klasik sebagai persembahan budaya tradisional Indonesia.
Kini, ketiga koleksinya bisa didapatkan melalui Instagram @garudakencanabatik dan @henriwinata.bespoke atau di flagship store Garuda Kencana Batik di Pantai Indah Kapuk.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
