Google Tutup Google+ Selama 10 Bulan

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 9 Oktober 2018 14:15
Google Tutup Google+ Selama 10 Bulan
Aplikasi ini baru bisa diakses lagi pada Agustus 2019.

Dream – Google menutup Google+ untuk versi konsumen selama sepuluh bulan ke depan. Layanan dari perusahaan raksasa pencarian itu akan kembali aktif pada Agustus 2019.

Perusahaan membuat keputusan ini setelah menemukan celah keamanan (bug) sehingga bisa menampilkan profil pengguna.

Dilansir dari The Verge, Selasa 9 Oktober 2018, Google mengatakan pengguna Google+ ini memang terbilang rendah. Ada 90 persen penggunanya berinteraksi kurang dari lima detik. Namun, mereka tetap membiarkan servis Google+ berjalan agar pelanggan bisa berkomunikasi dengan rekan kerjanya.

Dikatakan bahwa perusahaan ini takut melaporkan penemuan bug tersebut ke publik. Mereka mempertimbangkan masalah kebocoran data yang sedang dialami Facebook. Padahal, bug ini mengekspos informasi akun Google+, seperti nama, alamat e-mail, pekerjaan, jenis kelamin, dan usia.

Data tersebut tetap terlihat meskipun pengaturan privasi sudah disetel “ private”, bukan “ public”.

1 dari 1 halaman

Ternyata, Celahnya Berasal dari Sini

Menurut blog resmi Google, bug tersebut berasal dari Application Program Interface (API) dari proyek Project Strobe. Meskipun mempublikasikan data pengguna, perusahaan ini menyebut data-data yang terekspos hanya yang berupa statistik. Data seperti nomor telepon, pesan, dan unggahan di Google+ tidak terpublikasi.

Google menyebut celah keamanan ini membuat pihak ketiga bisa mengakses data-data yang disebutkan di atas. Dikatakan bahwa ada 500 ribu akun Google+ yang berpotensi terkena dampaknya. Menurut analisis Google, ada 438 aplikasi pihak ketiga yang diduga memanfaatkan celah keamanan API Google+.

Ke depannya, Google akan menfasilitasi pengguna untuk mengunduh dan migrasi data dari Google+.(Sah)

Beri Komentar