JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Pemeriksaan Telinga
Dream - Cairan telinga (cerumen) pada anak dan bayi sering dianggap kotoran dan mengganggu. Sebenarnya cairan tersebut bukan kotoran, tapi cairan yang dihasilkan oleh lapisan dalam saluran telinga secara alami.
Banyak orangtua yang selalu membersihkan cairan tersebut setiap hari. Sebenarnya hal itu tak boleh dilakukan karena justru cerumen melindungi telinga dari kotoran dan benda asing yang masuk. Cerumen merupakan bagian dari sistem pembersihan diri telinga yang akan bergerak secara bertahap, dari bagian gendang hingga area luar telinga.
Membersihkan cerumen bisa mengakibatkan kotoran malah masuk dan menyumbat saluran telinga. Efeknya, akan menimbulkan infeksi atau bahkan tuli sementara. Cerumen sangat penting bagi kesehatan telinga anak, karena itu sebaiknya jangan membersihkannya setiap hari dengan cotton bud.
Cerumen penting untuk mencegah keringnya saluran telinga, yang bisa memicu rasa gatal dan kulit mengelupas. Fungsi lainnya adalah menahan serangga yang mungkin masuk ke area telinga.
Pada beberapa kasus, cerumen ini tak bisa keluar dengan sendirinya dan memicu masalah infeksi. Ada beberapa gejala yang dialami anak jika mengalami masalah infeksi telinga, yaitu telinga terasa sakit, terdengar denging, kemampuan mendengar menurun, gatal, batuk, dan cairan telinganya sangat banyak atau berbau tak sedap.
Jika anak mengalami kondisi tersebut jangan membersihkan telinganya dengan cotton bud. Segera periksakan ke dokter THT (telinga, hidung, tenggorokan) karena dibutuhkan perawatan medis agar infeksi tak semakin parah dan menjalar ke saluran hidung dan tenggorokan.
(Sumber: Mom Junction)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun