Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Mengisi kembali sisa tenaga setelah berolahraga memang tidak salah. Namun ada baiknya anda tidak melakukan kesalahan besar setelah melakukan aktivitas fisik untuk menjaga kebugaran.
Perhatikan pola konsumsi asupan gizi yang hendak anda makan setelah berolahraga. The Fashion Spot melansir setidaknya ada tujuh jenis makanan yang sebaiknya anda hindari setelah berolahraga.
Sayuran mentah
Meski banyak mengandung serat, namun sayuran mentah tidak memiliki cukup kalori, karbohidrat, lemak baik, serta protein untuk memenuhi kebutuhan tubuh setelah olahraga.
Camilan berserat
Tidak semua camilan berserat tinggi atau energi baru bisa mengembalikan kekuatan tubuh. Beberapa justru mengandung terlalu banyak gula. Ini yang tidak baik untuk tubuh.
Soda dan minuman berenergi
Minuman berenergi memang bisa menggantikan elektrolit tubuh yang hilang selama olahraga. Namun ia juga mengandung gula yang tinggi. Sebaiknya minum air mineral saja.
Sereal
Sebelum mengonsumsi sereal, cek dulu kandungan gulanya. Jika terlalu tinggi, sebaiknya anda hindari. Pilihlah sereal yang memiliki kandungan gula rendah dan campur dengan susu rendah lemak.
Daging Kemasan
Sepotong daging untuk makan siang memang tak salah. Tapi jika anda hendak mengkonsumsi daging dalam kemasan yang diketahui mengandung banyak garam dan bahan kimia setelah berolahraga, sebaiknya dihindari. Jika memang ingin memakan daging, sebaiknya pilih daging yang segar.
Burger dan Kentang Goreng
Sepotong daging merah dalam setangkup burger sulit dicerna tubuh, apalagi dimakan setelah olahraga. Selain itu, isi burger juga mengandung lemak jenuh yang tinggi. Burger dan kentang goreng merupakan makanan yang menggoda, namun memiliki kadar garam tinggi.
Cokelat dan susu
Setelah lemas berolahraga, memakan sebatang cokelat atau segelas susu terasa menyenangkan. Sebaiknya, batasi makanan ini karena memiliki kandungan gula, garam, dan lemak tinggi. Namun sifat anti-inflamasi dan anti-oksidan dalam sebatang dark chocolate ternyata masih bisa ditolerir tubuh.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya